Kamis, 30 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Oknum Guru Les Cabuli 4 Murid Laki-lakinya, Pasang Wifi di Perpustakaan Biar Korban Betah

Oknum guru les di Cilincing menyulap kontrakannya senyaman mungkin untuk menarik para korbannya agar datang.

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Manaek Tua Parlindungan (40), guru les yang cabuli empat anak didiknya di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang oknum guru les melakukan pencabulan terhadap 4 orang anak laki-laki.

Berbagai siasat ia persiapkan demi melancarkan aksi bejatnya mencabuli korbannya.

Oknum guru les di Cilincing menyulap kontrakannya senyaman mungkin untuk menarik para korbannya agar datang.

Hal itu ia lakukan agar anak-anak betah berada di kontrakan yang ia sulap jadi perpustakaan.

Ia juga melengkapi kontrakannya itu dengan jaringan Wifi agar anak-anak betah berlama-lama di sana.

Baca juga: Kakek Tunarungu Kerja Cuci Piring Puluhan Tahun, Upah Disimpan di Karung, Butuh 2 Hari Hitung Uang

Baca juga: Warga Desa Subang di Kuningan Ramai- ramai Tangkap Maling Sapi di Jalur Hutan Burujulan Cilebak

Siasatnya pun berhasil, anak-anak betah berlama-lama di kontrakannya untuk belajar atau bermain game.

Saat itulah, dirinya memanfaatkan situasi untuk melakukan perbuatan cabul kepada anak-anak tersebut.

Selain itu, ia juga memberi uang Rp 50 ribu tiap kali selesai melakukan aksi bejatnya.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunJakarta.com Senin (22/2/2021), pelaku bernama Manaek Tua Parlindungan (40).

Ia merupakan guru les yang tega mencabuli empat anak didiknya.

Kontrakan Manaek di Cilincing, Jakarta Utara, dibuat seperti perpustakaan umum untuk dipakai anak-anak didiknya belajar.

Di kontrakan itu, Manaek juga memasang jaringan internet supaya anak-anak didiknya makin betah berlama-lama untuk sekadar belajar atau main gim.

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi mengatakan, kontrakan yang ditinggali pelaku menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak warga setempat yang menjadi murid-muridnya.

"Jadi modusnya MTP ini adalah membuka perpustakaan umum dan dia undang anak-anak untuk bisa ke perpustakaan itu," kata Nasriadi di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (22/2/2021).

"Yang menariknya adalah dia juga memasang Wi-fi di situ, sehingga anak-anak tertarik di situ, baik untuk belajar maupun untuk main game," sambungnya.

Baca juga: KONDISI Azriel Hermansyah Ikut Memburuk karena Covid-19, Susul Ashanty Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca juga: Diduga Rem Blong Minibus Adu Banteng dengan Pemotor di Jalan Cigasong-Maja, Begini Kondisi Korban

Konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (22/2/2021) soal ungkap kasus guru les yang mencabuli empat anak
Konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Senin (22/2/2021) soal ungkap kasus guru les yang mencabuli empat anak (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Guru les bejat ini kemudian memanfaatkan momen ketika empat korbannya datang sendiri-sendiri ke perpustakaan dalam kontrakan tersebut.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved