Breaking News:

Kakek Tunarungu Kerja Cuci Piring Puluhan Tahun, Upah Disimpan di Karung, Butuh 2 Hari Hitung Uang

uang mulai dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000 itu disimpan di dalam karung ukuran 50 kilogram.

Editor: Machmud Mubarok
(Foto: FB Musleniyetti)
Kakek Biok yang menyimpan uang Rp 81 juta dalam karung hasil upah mencuci piring. 

TRIBUNCIREBON.COM - Payuri, seorang kakek tunarungu di Payakumbuh, Sumatera Barat, yang biasa dipanggil Biok, menjadi viral di media sosial.

Kakek berusia 81 tahun ini mendapatkan uang dengan bekerja mencuci piring di setiap pesta pernikahan yang ada di Payakumbuh dan sekitarnya.

Uniknya, uang mulai dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000 itu disimpan di dalam karung ukuran 50 kilogram.

Baca juga:  Dua Gengster di Cirebon Bentrok, 10 Tersangka dari Geng All Star dan Geng Jepang Diringkus Polisi

Baca juga: Pengakuan Anggota Geng Motor di Cirebon, Ini Alasannya Tega Aniaya Korban Menggunakan Gergaji Besar

Lurah Tigo Koto Diateh, Payakumbuh, Musleniyetti menyebutkan, awalnya kakek tersebut viral di media sosial karena dinilai kurang mendapatkan perhatian.

Namun saat dicek ke rumahnya, ternyata Biok memiliki uang satu karung yang disimpannya.

"Ketika dicek ke rumahnya, ternyata dia punya uang satu karung," kata Musleniyetti yang dihubungi Kompas.com, Senin (22/2/2021). 

Musleniyetti menyarankan agar uang tersebut disimpan di bank, agar lebih aman. Uang satu karung tersebut akhirnya dihitung. Untuk menghitung jumlah uang di dalam karung, dibutuhkan waktu selama 2 hari dengan melibatkan 12 orang.

"Totalnya ada sekitar Rp 81 juta. Dihitung selama 2 hari," kata Musleniyetti.  

Sebagian uang sudah tidak laku Menurut Musleniyetti, Biok memiliki sifat pekerja keras. Biok mengumpulkan uang tersebut selama bertahun-tahun dengan menjadi pencuci piring di pesta pernikahan.

Dari uang yang disimpan Biok, ternyata ada yang sudah tidak laku lagi. "Dia menyimpan uang sudah lama. Mungkin sejak tahun 1990-an, karena ada uang lama era tahun itu," kata Musleniyetti.

Musleniyetti menyebutkan, kakek tersebut tinggal sendirian di rumahnya, tanpa ada saudaranya yang menemani.

"Keluarganya ada, tapi dia tinggal sendirian," kata Musleniyetti.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Kakek Tunarungu Simpan Uang di Karung, Butuh 2 Hari dan 12 Orang untuk Menghitung", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/02/22/16243701/cerita-kakek-tunarungu-simpan-uang-di-karung-butuh-2-hari-dan-12-orang-untuk?page=all#page2.
Penulis : Kontributor Padang, Perdana Putra
Editor : Abba Gabrillin

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved