Breaking News:

Masih Ada Area Rawan Sulit Dipantau, Lapas Kelas IIB Majalengka Pasang Lampu Penerangan 

Ada beberapa titik juga dikontrol,  seperti teralis dan gorong-gorong serta lampu penerangan di area Lapas

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Majalengka melalukan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban dengan pemasangan lampu penerangan di seluruh area Lapas, Sabtu (13/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto 

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Majalengka melalukan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban dengan pemasangan lampu penerangan di seluruh area Lapas, Sabtu (13/2/2021).

Sistem keamanan di Lapas Majalengka pada dasarnya merupakan suatu kegiatan untuk mewujudkan kehidupan dan penghidupan yang teratur, aman dan tertib.

Upaya ini dilakukan dengan terencana, terarah dan sistematis.

Sehingga, dapat menjamin terselenggaranya kegiatan perawatan tahanan dan pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam rangka mencapai tujuan pemasyarakatan.

Untuk menjamin tercapainya tujuan pemasyarakatan dibutuhkan situasi dan kondisi yang aman dan tertib.

Baca juga: Digerebek Saat Berduaan dengan Istri Orang Lain, Rohmansyah Kabur, 3 Jam Kemudian Ditemukan Tewas

Baca juga: Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla Soal Kritik, Jubir Presiden Fadjroel Rachman: Baca UUD dan UU

Baca juga: Bantuan Logistik dan Sembako Bagi Korban Banjir di Majalengka Datang dari Ormas Grib

Karena itu perlu dilakukan langkah-langkah pelaksanaan deteksi dini kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban.

Dengan cara melaksanakan tugas pokok dan fungsi keamanan dan ketertiban di seluruh jajaran Pemasayarakatan, melalui langkah-langkah progresif dan tepat untuk menindak lanjuti dan memberikan solusi terbaik. 

Kepala Lapas Majalengka,  Suparman mengungkapkan, masih banyak area rawan yang sulit untuk dipantau dikarenakan keadaan penerangan gelap.

“Ini merupakan titik lemah pada pengamanan Lapas, dan dikhawatirkan dapat menjadi celah bagi warga binaan untuk melakukan percobaan pelarian,” ujar Suparman, Sabtu (13/2/2021).

Pelaksanaan kegiatan sendiri dilakukan dengan cara inventarisasi kunci gembok dari seluruh kamar hunian dan brandgang.

Selanjutnya, melakukan juga perawatan dan pemeliharaan kunci gembok dan pendistribusian kembali kunci gembok setelah perawatan dan pemeliharaan.

"Ada beberapa titik juga dikontrol,  seperti teralis dan gorong-gorong serta lampu penerangan di area Lapas," ucapnya.

Suparman pun berharap, dapat mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIB Majalengka.

Sehingga, terciptanya kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved