Dua Desa di Majalengka Masih Terendam Banjir, Ternyata Ada Tanggul Jebol di Bagian Hulu

Dua desa di Kabupaten Majalengka hingga Selasa (9/2/2021) masih terendam banjir. Banjir itu diduga kiriman dari hulu yang debitnya tinggi

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Kondisi banjir masih terjadi di Desa Kertajati, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka pada Selasa (9/2/2021) siang. 

Meliputi Kecamatan Kertajati, Jatitujuh, Kadipaten, Dawuan, Majalengka, Maja, Ligung, Sumberjaya, Rajagaluh, Cigasong, Kosakandel dan Panyingkiran.

Untuk desa yang terdampak banjir sendiri, berjumlah 23 desa.

Dua Rumah Ambruk

Banjir yang melanda di sejumlah daerah di Kabupaten Majalengka sejak Minggu (7/2/2021) hingga Selasa (9/2/2021) merusak sejumlah bangunan rumah.

Salah satunya terjadi di Blok Ajun, Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.

Di wilayah itu, dua rumah ambruk diterjang banjir yang melintas di Sungai Ciputis.

Rumah yang berada persis di bibir sungai tersebut hancur dan sebagian temboknya terbawa arus.

Pantauan Tribun di lokasi, bangkai rumah sudah tampak hancur. 

Onad Ternyata Pernah Selingkuh, Beby Ngamuk, Hajar Eks Vokalis Killing Me Inside, Onad pun Merana

Sinopsis Ikatan Cinta RCTI Malam Ini, Aldebaran dengan Andin Makin Mesra, Mas Al Happy Banget

Michaela Paruntu Sambil Nangis-nangis tapi Memaafkan Perselingkuhan James Arthur dengan Angel Sepang

Fondasi yang menahan bangunan tersebut, terkikis dan hampir terjatuh ke bahu sungai.

Sementara, rumah lainnya tampak hancur di bagian tembok dan genting.

Fondasi genting yang berbahan dasar kayu, tampak rusak berserakan.

Batibung Koramil 1717 Kadipaten, Peltu Gatot Sofiartono mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/2/2021) saat hujan deras terjadi seharian penuh.

Sungai Ciputis yang tak lagi dapat menampung debit air, membuat dua rumah yang berada di bibir sungai terkikis dan ambruk.

"Meluapnya debit air sungai juga membuat rumah lainnya terendam banjir. Bahkan ketinggian hingga 3 meter," ujar Gatot saat ditemui di lokasi, Selasa (9/2/2021).

Ia menjelaskan, banjir tersebut merupakan bencana terparah yang terjadi di kawasan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved