Breaking News:

Lahan untuk Ketahanan Pangan Dirusak Babi Hutan, Dandim 0615/Kuningan Siapkan Strategi Khusus

Dandim 0615/Kuningan Letkol Czi David Nainggolan, terkejut saat melakukan survei lahan untuk ketahanan nasional rusak diserang babi hutan

Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Dandim/0615 Kuningan Letkol CZI David Nainggolan rencanakan strategi khusus untuk usir hama babi hutan di lahan ketahanan pangan, Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan, Jumat (5/2/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Dandim 0615/Kuningan Letkol Czi David Nainggolan, terkejut saat melakukan survei lahan milik Perhutani yang bekerjasama dengan PT. NW Resources untuk ketahanan nasional rusak diserang babi hutan, di Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan, Jumat (5/2/2021).

Kepala Desa Wanasaraya, D. Krisna Suhendar mengikuti survei bersama Dandim 0615/Kuningan ini mengatakan, lahan kosong seluas 1.100 hektare tersebut saat ini menjadi sasaran babi hutan yang merusak lahan pertanian milik warga di sekitarnya. 

"Adanya serangan hama babi, warga merasa kewalahan untuk mengatasi hama babi hutan tersebut," ungkapnya.

Hendra Viral Setelah Surat Cinta Eiger Muncul, yang Perintahkan Surati YouTuber adalah CEO Eiger

Karyawati Ini Melahirkan di Toilet Kantor lalu Buang Bayinya, Ngaku Berdarah karena Lagi Menstruasi

Teddy menyebut bahwa lahan ini diketahui kepemilikannya itu oleh PT. NW Resources yang bergerak di bidang Ketahanan Pangan.

"Dengan kedatangan Pak Dandim, kami sampaikan keluhan tentang pengelola pertanian ini, terutama gangguan hama babi yang rusak lahan pertanian," katanya.

Apalagi lahan seluas 1.100 hektar ini milik Perhutani yang kerjasama dengan PT NW Resources. Akan menjadi proyek pertanian dalam program ketahanan pangan yang mendapat binaan dari TNI

"Lahan Perhutani ini kosong, maka sangat mubazir jika tidak dimanfaatkan. Sedangkan ketahanan pangan perlu digerakkan, semoga Pak Dandim berkenan melakukan kerjasama di desa kami, dalam program ketahanan pangan," katanya.

Menurutnya, hama babi tentu membuat rugi petani mandiri di desa setempat. Pasalnya, sudah banyak lahan pertanian itu dirusak hama babi, sehingga gagal panen pun terjadi.

"Iya, hama babi sudah cukup merepotkan kami disini. Lahan pertanian bukan sedikit yang kena sasaran perusakan oleh hama babi tersebut" katanya.

Padahal dalam melakukan pencegahan dari ancaman serangan hama babi. Berbagai upaya sudah dilakukan melalui pembuatan gedek alias pagar terbuat dari bambu, bahkan pernah dibuat ranjau untuk perangkap hewan tersebut.

"Usaha maksimal dari pencegahan dengan cara tadi, justru tak membuahkan hasil sehingga kami lapor dan sampaikan aspirasi ke Pak Dandim tadi," ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan Letkol Czi David Nainggolan menyatakan, jika pihaknya akan segera melakukan upaya dan tindakan guna menanggulangi hama babi tersebut. 

"Untuk saat ini kita akan melakukan koordinasi dulu guna mengatasi hama tersebut. Apakah kita akan membuat jebakan atau diracun, hingga kiita akan sesuaikan dengan kondisi yang ada," katanya. (*)

VIRAL Satu Keluarga Sembuh Covid-19 Setelah Rutin Minum Wedang Uwuh Racikan Kodim 0617 Majalengka

Penjelasan Dokter Soal Satu Keluarga Sembuh Covid-19 di Majalengka Setelah Rutin Minum Wedang Uwuh

Direktur Lingkar Madani Indonesia Tanggapi Begini soal Isu Gerakan Kudeta AHY dari Partai Demokrat

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved