Setahun Diteror Tawon, Warga di Indramayu Ini Akhirnya Bernapas Lega Usai Petugas Lakukan Evakuasi

Sarang tawon itu menjadi tempat tinggal ribuan tawon yang meneror warga dalam satu tahun terakhir.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Foto istimewa
Evakuasi sarang tawon di Blok Makam Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Rabu (27/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Warga di Blok Makam Desa Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu akhirnya bisa bernapas lega.

Pasalnya, sarang tawon raksasa dengan tinggi 80 sentimeter dan lebar 60 sentimeter yang ada di desa mereka akhirnya bisa dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran, Rabu (27/1/2021).

Sarang tawon itu menjadi tempat tinggal ribuan tawon yang meneror warga dalam satu tahun terakhir.

Baca juga: Sesar Lembang Punya Magnitudo Tertarget 6,8, BMKG: Tak Benar Akan Terjadi Gempa Tahun 2021 Ini

Baca juga: INTIP Gaji dan Tunjangan Listyo Sigit Prabowo Setelah Dilantik Jadi Kapolri oleh Presiden Jokowi

Baca juga: Letusan Gunung Merapi Meningkat, Ratusan Warga Turgo Diminta Turun, Mengungsi Sementara

Salah seorang warga, Yoga (25) mengatakan, hampir setiap hari ada saja warga yang menjadi korban sengatan tawon berjenis tawon ndas tersebut.

"Setengah tahun lalu malah ada anak-anak yang tersengat tawon disitu. Yang disengat bagian matanya hingga penglihatannya terganggu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Dievakuasinya sarang tawon ini pun, menyusul dengan terjadinya lanjutan teror yang diterima warga.

Komandan Regu 3 Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Sudarsono mengatakan, sedikitnya ada 5 orang yang mengalami luka ringan akibat teror tersebut.

Proses evakuasi pun berjalan dramatis dan hati-hati, petugas bahkan memerlukan waktu 2 jam lamanya untuk bisa memindahkan sarang berukuran raksasa tersebut.

"Evakuasi tadi pukul 14.00-16.00 WIB dengan lima orang petugas, alhamdulillah sarang bisa dievakuasi," ujar dia.

Serangan Tawon di Kuningan

Sebanyak 22 warga di Kuningan disengat tawon. Hal itu membuat petugas pemadam kebakaran Kuningan melakukan evakuasi dan mengamankan sarang tawon tersebut.

Demikian hal itu dikatakan Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi saat ditemui di Kantornya,  Jalan Sudirman – Kuningan, Selasa (13/10/2020).

Jumlah warga yang menjadi korban sengat tawon, kata Khadafi itu terhitung sejak awal bulan Januari hingga Bulan Oktober 2020.

“Betul, jumlah itu terjadi di daerah berbeda, kemudian untuk warga tidak ada korban jiwa, namun hal itu tetap menjadi tindakan kita untuk mengamankan dan mengevakuasi sarang tawon tersebut,” ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved