Rabu, 6 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Covid 19 di Indramayu

Indramayu Ada di Zona Merah Penyebaran Covid-19, Jubir Satgas Ungkap 2 Penyebab Ini

Masuknya Kabupaten Indramayu ke dalam zona merah ini pun terbilang cukup signifikan, karena sebelumnya masih berada di zona kuning.

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Handhika Rahman
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Selasa (26/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kabupaten Indramayu kembali masuk dalam status zona merah penyebaran Covid-19.

Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil evaluasi terbaru yang dilakukan Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat.

Masuknya Kabupaten Indramayu ke dalam zona merah ini pun terbilang cukup signifikan, karena sebelumnya masih berada di zona kuning.

"Dari hasil yang kita dapatkan dari hasil evaluasi ada indikator epidemiologi yang memang menyebabkan kita jadi zona merah," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Belum Diresmikan Sudah Ada yang Rusak, Pengembang Revitalisasi Taman Kota Kuningan Tanggapi Begini

Baca juga: VIRAL Spot Foto Unik di Indramayu, Rumah Tua di Pinggiran Jalur Pantura Ini Bisa Jadi Rekomendasi

Baca juga: 300 Personel Polresta Cirebon Siap Amankan Pendistribusian dan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Deden Bonni Koswara menyampaikan, indikator epidemiologi ini disebabkan oleh laju peningkatan kasus Covid-19 yang tidak terkendali.

Ada dua faktor utama yang menjadi penyebab, yakni karena ketidakpatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan penegakan disiplin di Kabupaten Indramayu yang masih kurang baik.

"Dua hal ini yang menyebabkan kita menjadi zona merah," ujar dia.

Berdasarkan pantauan update Covid-19 di Kabupaten Indramayu sampai dengan hari ini, tercatat jumlah kasus sudah mencapai 2.711 orang.

Terdiri dari 2.124 orang sembuh, 95 orang meninggal dunia, dan 492 orang masih menjalani perawatan.

"Untuk hari ini ada sebanyak 44 orang terkonfirmasi Covid-19, 1 orang meninggal dunia, dan 18 orang dinyatakan sembuh," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak enam kabupaten dan kota di Jawa Barat pekan ini menjadi zona merah atau kawasan risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Zona merah tersebut adalah Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja, mengatakan Kabupaten Bandung yang minggu lalu masuk risiko tinggi, saat ini masih menempati risiko tinggi. Begitupun dengan Kabupaten Karawang yang sudah menjadi zona merah sejak enam minggu terakhir.

"Kabupaten Tasikmalaya ini yang harus kita perhatikan bersama, terdapat kenaikan yang cukup tinggi. Pada saat minggu lalu masih risiko rendah (Zona Kuning) namun saat ini tanggal 18-24 Januari langsung masuk risiko tinggi. Sebaliknya Kabupaten Ciamis yang minggu kemarin risiko tinggi, saat ini menjadi risiko sedang (Zona Oranye)," kata Setiawan di Gedung Sate, Senin (25/1).

Baca juga: Kecelakaan Maut Terjadi karena Motor Oleng Langsung Ditabrak Truk Tronton di Karawang, Rohman Tewas

Baca juga: Masih Nganggur dan Butuh Loker? Siapa Tahu Anda Minat Kerja di DLHK Kota Bandung, Nih Persyaratannya

Baca juga: Mancing Ikan, Dandi Diterkam Buaya, Tubuh Dicabik lalu Dibawa ke Dalam Air, Jasad Belum Ditemukan

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved