Covid 19 di Indramayu
Indramayu Ada di Zona Merah Penyebaran Covid-19, Jubir Satgas Ungkap 2 Penyebab Ini
Masuknya Kabupaten Indramayu ke dalam zona merah ini pun terbilang cukup signifikan, karena sebelumnya masih berada di zona kuning.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Kabupaten Indramayu, katanya, dari risiko rendah atau zona kuning pada periode 11-17 Januari, kini langsung loncat menjadi risiko tinggi atau zona merah. Kabupaten Karawang pun masih terus masuk di dalam zona merah atau risiko tinggi.
"Kabupaten Bekasi dari risiko sedang, saat ini menjadi risiko tinggi. Sebaliknya Kabupaten Bandung Barat yang awalnya risiko tinggi, saat ini menjadi risiko sedang. Kemudian Kota Bekasi risiko tinggi minggu lalu, saat ini masih risiko tinggi. Kota Depok turun dari risiko tinggi, saat ini risiko sedang," katanya.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan akan mencermati penanganan Covid-19 di Kabupaten Karawang. Sebelumnya, penanganan Covid-19 di Kota Tasikmalaya sudah membuahkan hasil.
"Karawang masih tetap, jadi ini minggu ke-6 berturut-turut Karawang zona merah, ini akan menjadi perhatian kami. Setelah kami dinas kemarin ke Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, kemungkinan saya pertengahan minggu dan Forkopimda akan ke Karawang memastikan kita bisa menurunkan zona merah yang sudah enam minggu berturut-turut," katanya.
Angka keterisian rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jabar, katanya, terus menurun. Kini, katanya, ada di angka 70 persen, setelah beberapa waktu lalu sempat di angka 80 persen dan 77 persen.
"Berkat gedung-gedung baru ya, dan kebijakan memindahkan pasien Covid-19 yang gejala ringan dari rumah sakit, maka BOR (Bed Occupancy Rate) rumah sakit sekarang ada di 70 persen," katanya.
Tingkat kematian pasien Covid-19 di Jabar, katanya, masih rendah di angka 1,2 persen. Begitupun dengan angka kesembuhan yang masih di atas nasional.
Cuma Satu Zona Hijau
Di Kabupaten Indramayu, kini sudah tidak ada lagi wilayah yang berstatus zona kuning dan hijau penyebaran Covid-19.
Seperti yang terlihat dalam update terbaru peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 per kecamatan yang diterima Tribuncirebon.com dari Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu.
Dalam peta itu nyaris seluruh wilayah masuk ke dalam zona merah.
Baca juga: Ini Daftar Daerah dengan Kesadaran PPKM Tertinggi dan Terendah di Jabar, Adakah Ciayumajakuning?
Baca juga: Menko Ekonomi Airlangga Donasikan Plasma Darah, Pandemiolog: Kapan Positif Covid, Kok Gak Diumumkan?
"Peta zonasi risiko Covid-19 Kabupaten Indramayu ini update data tanggal 5-18 Januari 2021," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com, Selasa (19/1/2021).
Deden Bonni Koswara mengatakan, dalam update terbaru itu sebanyak 28 kecamatan masuk zona merah.
Meliputi Kecamatan Indramayu, Pasekan, Sindang, Balongan, Jatibarang, Juntinyuat, Sliyeg, Karangampel, Kedokan Bunder, Kertasemaya, Sukagumiwang, Tukdana, Bangodua, Widasari, Lohbener, Arahan, Cantigi.
Selanjutnya, Kecamatan Losarang, Kandanghaur, Terisi, Cikedung, Kroya, Bongas, Patrol, Anjatan, Sukra, Haurgeulis, dan Kecamatan Gantar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/jubir-satgas-covid-19-indramayu-deden-bonni_4.jpg)