Breaking News:

Sebar Spanduk Penolakan, Warga Desa Kalapa Gunung di Kuningan Tolak Pengeboran Sumur Air PT Sinde

Rencana pengeboran sumur artesis yang dilakukan PT Sinde mendapat reaksi penolakan dari warga Desa Kalapa Gunung, Kecamatan Kramatmulya, Kuningan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Spanduk penolakan pengeboran sumur oleh PT Sinde banyak terpasang di sejumlah titik jalan Desa Kalapagunung, Kecamatan Kramatmulya, Kuningan, Senin (18/1/2021) 

Laporan Kontributor Kuningan,Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Rencana pengeboran sumur artesis yang dilakukan PT Sinde mendapat reaksi penolakan dari warga Desa Kalapa Gunung, Kecamatan Kramatmulya, Kuningan.

Bentuk penolakan warga itu terbukti disejumlah jalan lingkungan desa melalui pemasangan spanduk penolakan pengeboran tersebut.

Salah seorang warga Desa Kalapa Gunung, Ikin (65) mengaku sangat kecewa dengan sikap arogansi perusahaan tersebut.

Baca juga: Di Indramayu Banyak Suami Ceraikan Istri, Alasannya soal Kebutuhan Biologis karena Istri Lakukan Ini

Baca juga: Pernikahan Dini di Indramayu Sudah Seperti Budaya, Bahkan Ada yang Masih 14 Tahun Sudah Dinikahkan

Terlebih mengenai perencanaan dalam mengebor sumur air di desanya.

"Kami tentu sangat kecewa jika terjadi pengeboran sumur di desa kami," kata Ikin saat dimintai komentarnya, Senin (18/2/2021).

Ikin mengatakan, pihaknya tidak menolak terhadap siapapun lembaga atau perusahaan yang hendak mengembangkan bisnis di daerahnya. 

Namun untuk usaha pemanfaatan air kandungan bumi di desanya, jelas akan di tolak.

"Kalau mau investasi boleh saja, kami dukung. Namun untuk pengeboran air, itu akan di tolak dan ini menyangkut kehidupan generasi mendatang," kata Ikin.

Tidak hanya itu, kata Ikin, alasan penolakan ini juga di akibatkan karena debit air kandungan bumi di tanah sekitar pemukiman ini sangat memprihatinkan sekali.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved