Sabtu, 2 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Sungai Cimanuk Meluap

BREAKING NEWS - Tak Ada Hujan, tapi Permukiman Warga di Indramayu Terendam Banjir, Setinggi Dada

Banjir yang merendam pemukiman di sana beragam, paling tinggi melanda pemukiman di Bantaran Sungai Cimanuk. . .

Tayang:
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Banjir yang merendam pemukiman di sana beragam, paling tinggi melanda pemukiman di Bantaran Sungai Cimanuk 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sungai Cimanuk Indramayu meluap dan merendam pemukiman warga, Jumat (15/1/2021).Seperti yang terlihat di Blok Bungkul Timur, Kelurahan Bojongsari, Kabupaten Indramayu

Nyaris, semua warga terendam banjir luapan Sungai Cimanuk. Padahal, wilayah setempat tidak habis diguyur hujan.

Salah seorang warga, Dulyamin (50) mengatakan, banjir akibat luapan Sungai Cimanuk ini mulai merendam pemukiman sejak sebelum pelaksanaan Salat Jumat, sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, di Kawasan Subang Sebagian Badan Jembatan Ambrol di Kecamatan Dawuan

Baca juga: Khasiat Minum Air Rendaman Bawang Putih Selama 10 Hari, Ini yang Akan Terjadi Pada Tubuh Anda

Baca juga: 34 Orang Meninggal Akibat Gempa Sulbar, Jaringan Listrik 2 Kabupaten Terputus

"Air yang meluap itu dikit-dikit tapi lama-lama besar, naik terus sampai masuk ke rumah-rumah warga," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Banjir yang merendam pemukiman di sana beragam, paling tinggi melanda pemukiman di Bantaran Sungai Cimanuk hingga ketinggian sekitar 1,5 meter atau sedada orang dewasa.

Dalam menanggulangi bencana banjir warga setempat bergotong royong membuat tanggul dadakan menggunakan karung berisikan pasir.

Upaya tersebut rupanya efektif. Walau Sungai Cimanuk masih meluap, namun, dampak banjir bisa sedikit diminimalisir. Hanya rumah-rumah warga yang berada di Bantaran Sungai saja yang menjadi korban.

Di lokasi banjir juga terlihat sudah bersiaga petugas dan para relawan untuk menanggulangi banjir tersebut.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, A Fatah mengatakan, status dari Sungai Cimanuk sendiri sekarang ini berada di level waspada.

Tingginya debit air dari hulu sungai membuat tanggul sungai tidak kuat menahan dan mengakibatkan banjir tersebut.

Dalam hal ini, ia menyampaikan, belum diketahui secara pasti berapa banyak rumah warga yang terdampak akibat luapan sungai tersebut, petugas pun masih terus melakukan pendataan.

"Sampai sekarang kita masih lakukan pendataan," ujar dia.

Meluapnya Sungai Cimanuk Indramayu masih merendam pemukiman warga di Blok Bungkul Timur Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu menjelang malam hari, Jumat (15/1/2021).

//

Kendati demikian berdasarkan pantauan dari Bendung Rentang Jatitujuh Kabupaten Majalengka yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu pada pukul 18.00 WIB, debit air Sungai Cimanuk berangsur menurun.

Statusnya pun kini sudah berada di level aman dengan tinggi muka air sebesar 372,200 m³/detik.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Indramayu, A Fatah mengatakan, kemungkinan banjir yang melanda Kabupaten Indramayu baru bisa surut pada pagi dini hari nanti.

"Karena perjalanan dari Bendung Rentang ke sini itu sekitar 7 jam lamanya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Berbagai upaya pun dilakukan warga dan petugas untuk meminimalisir risiko bencana. Salah satunya dengan membuat tanggul dadakan.

Pengerukan sampah di pintu air Bojongsari dengan menggunakan alat berat guna memperlancar aliran sungai juga dilakukan petugas.

A Fatah menyampaikan, ada sebanyak 18 rumah warga yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Cimanuk di Desa Bojongsari.

Air itu merendam pemukiman dengan ketinggian 20-60 centimeter. 

Kendati demikian, untuk rumah warga yang berada di daerah bantaran Sungai Cimanuk sempat mencapai ketinggian 1,5 meter atau sedada orang dewasa.

A Fatah menjelaskan, penyebab terjadinya banjir akibat adanya pengurasan di Sungai Sindupraja dan Sungai Cipelang.

Sehingga debit air dialirkan ke Sungai Cimanuk, kondisi debit air yang tinggi membuat tanggul sungai tak kuat menahan dan melimpas ke pemukiman.

"Tapi alhamdulillahnya sekarang sudah selesai, dan aliran debit air dari Bendung Rentang sudah normal," ujar dia.

Hasil Kaji Cepat 

Banjir akibat luapan Sungai Cimanuk Indramayu sedikitnya mengakibatkan sejumlah wilayah di 5 kecamatan terendam banjir, Jumat (15/1/2021).

Meliputi Kecamatan Bangodua, Kecamatan Kertasemaya, Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Lohbener, dan Kecamatan Indramayu.

Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil kaji cepat dengan cara susur sungai yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu.

Team Kaji Cepat BPBD Kabupaten Indramayu, Ismail Husni mengatakan, kondisi beberapa wilayah di lima kecamatan itu sama terendam banjir.

Baca juga: Puluhan Kambing dan Domba Dievakuasi Perahu BPBD Akibat Kandang Ikut Terendam Banjir Indramayu

Baca juga: Padahal Tak Ada Hujan, tapi Pemukiman Warga di Indramayu Terendam Banjir, Setinggi Dada Orang Dewasa

"Banjir akibat luapan Sungai Cimanuk," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Salah satu wilayah yang terdampak ada di Blok Bungkul Timur Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Di sana, ada sebanyak 18 rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian 20-60 centimeter.

Kendati demikian, untuk rumah warga yang berada di daerah bantaran Sungai Cimanuk sempat mencapai ketinggian 1,5 meter atau sedada orang dewasa.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Indramayu, A Fatah menjelaskan, penyebab terjadinya banjir akibat adanya pengurasan di Sungai Sindupraja dan Sungai Cipelang.

Sehingga debit air dialirkan ke Sungai Cimanuk, kondisi debit air yang tinggi membuat tanggul sungai tak kuat menahan dan melimpas ke pemukiman.

"Tapi alhamdulillahnya sekarang sudah selesai, dan aliran debit air dari Bendung Rentang sudah normal," ujar dia.

Baca juga: Astagfirullah Akun Facebook Rtuu Yuliana Lakukan Penghinaan Atas Wafatnya Syekh Ali Jaber

Baca juga: Satwa Langka Elang Ular Bido Ditemukan di Majalengka dalam Kondisi Luka, Diduga Diburu Orang

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved