Breaking News:

Puluhan Kambing dan Domba Dievakuasi Perahu BPBD Akibat Kandang Ikut Terendam Banjir Indramayu

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, pemilik ternak dibantu petugas mengevakuasi satu per satu kambing dan domba dari terjangan banjir.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com
Petugas dan warga saat mengevakuasi kambing dan domba dari terjangan luapan Sungai Cimanuk di Blok Bungkul Timur Kelurahan Bojongsari, Kabupaten Indramayu, Jumat (15/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Selain membanjiri pemukiman, luapan Sungai Cimanuk Indramayu juga membuat kandang kambing milik warga terendam, Jumat (15/1/2021).

Kejadian itu terjadi di pemukiman di Blok Bungkul Timur Kelurahan Bojongsari, Kabupaten Indramayu.

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, pemilik ternak dibantu petugas mengevakuasi satu per satu kambing dan domba dari terjangan banjir.

Mereka mengendong kambing-kambing agar tidak tenggelam menuju dataran yang lebih tinggi.

Sebagian kambing evakuasi menggunakan perahu.

Petugas dan warga saat mengevakuasi kambing dan domba dari terjangan luapan Sungai Cimanuk di Blok Bungkul Timur Kelurahan Bojongsari, Kabupaten Indramayu, Jumat (15/1/2021).
Petugas dan warga saat mengevakuasi kambing dan domba dari terjangan luapan Sungai Cimanuk di Blok Bungkul Timur Kelurahan Bojongsari, Kabupaten Indramayu, Jumat (15/1/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Lokasi kandang yang berada di Bantaran Sungai Cimanuk membuat kandang kambing itu nyaris terendam secara keseluruhan, sedikitnya ada 3 kandang dengan puluhan ekor kambing dan domba di sana.

Seperti diketahui, ketinggian banjir yang melanda bantaran sungai itu mencapai 1,5 meter atau sedada orang dewasa.

"Ada tiga kandang di sana, kalau punya saya (Jono) ada 21 ekor, kandang milik maing 5 ekor, dan kandang milik Aas sekitar 10 ekor," ujar salah seorang pemilik ternak, Jono (50) kepada Tribuncirebon.com.

Jono mengatakan, untuk sementara waktu, kambing dan domba miliknya akan diamankan dahulu di sebuah kebun yang berada di dataran lebih tinggi.

Kondisi kambing dan domba yang basah kuyup juga menjadi kecemasan Jono, ia khawatir akibat luapan Sungai Cimanuk ini membuat hewan ternaknya itu mati.

Padahal, hewan-hewan itu sudah cukup umur dan akan disiapkan untuk dijual saat tiba Hari Raya Iduladha nanti.

"Khawatirnya sih pada mati, tapi beruntung cepat diselamatkan, sementara di taruh di sini dulu, gak ada tempat lagi," ucapnya.

Baca juga: Satwa Langka Elang Ular Bido Ditemukan di Majalengka dalam Kondisi Luka, Diduga Diburu Orang

Baca juga: Astagfirullah Akun Facebook Rtuu Yuliana Lakukan Penghinaan Atas Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved