Selasa, 21 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pembangunan Underpass Jatibarang Indramayu Jadi Solusi Atasi Kemacetan hingga Banjir

Pembangunan underpass Jatibarang, Indramayu, bisa menjadi solusi kemacetan dan banjir di kawasan tersebut.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
UNDERPASS JATIBARANG - Sejumlah pengendara saat melintasi underpass Jatibarang di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Senin (20/4/2026). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Pembangunan underpass atau terowongan kereta api Jatibarang di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, bakal dimulai pada bulan depan.

Camat Jatibarang, Mardono, mengatakan, pembangunan underpass tersebut merupakan solusi permanen bagi permasalahan kemacetan di wilayah Kecamatan Jatibarang, khususnya di ruas Jalan Tentara Pelajar saat jam masuk dan pulang kantor.

Pasalnya, selama ini ruas jalan itu menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari arah Jalan Mayor Dasuki dan Jalan Letnan Joni yang sama-sama menjadi kawasan pertokoan serta akses utama menuju jalur Pantura Indramayu.

Terlebih, saat Rabu dan Minggu yang merupakan hari pasaran atau beroperasinya Pasar Sandang Jatibarang, sehingga para pedagang akan memenuhi sisi kanan maupun kiri sepanjang Jalan Mayor Dasuki hingga Jalan Letnan Joni.

Padatnya arus lalu lintas di wilayah Jatibarang, Indramayu, dan jika ditambah hari pasaran maka seperti menjadi kombo maut bagi pengendara, karena kondisi jalannya hanya terdapat satu lajur serta lebarnya tak lebih dari lima meter.

"Insya Allah, ada banyak manfaat dari pembangunan underpass Jatibarang ini, dan rencananya akan dimulai bulan depan," ujar Mardono saat ditemui usai Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pembangunan Underpass Jatibarang di Balai Desa/Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Senin (20/4/2026).

Ia mengatakan, dalam pembangunan underpass tersebut, ruas Jalan Tentara Pelajar yang semula hanya satu lajur akan dibuat menjadi dua lajur, dan masing-masing lebarnya mencapai 15 meter.

Bahkan, penambahan lebar ruas jalan menjadi dua lajur itu bakal dimulai dari 50 meter sebelum dan setelah underpass Jatibarang, sehingga total panjangnya mencapai 100 meter.

Selain itu, tinggi terowongan juga bakal ditambah hingga 2,4 meter dari kondisi sekarang untuk mencegah bagian atap kendaraan besar seperti bus maupun truk tersangkut ketika melintasinya.

"Jadi, secara teknis underpass ini akan berubah signifikan dibanding kondisi sekarang, dan tentunya jauh lebih aman untuk dilintasi kendaraan besar, karena atapnya tidak akan tersangkut di terowongan," kata Mardono.

Ia menyampaikan, ruas jalan di areal underpass Jatibarang juga bakal dilengkapi drainase yang cukup canggih untuk mengatasi permasalahan banjir seperti yang kerap terjadi selama ini.

Sebab, menurut dia, terowongan kereta api tersebut merupakan salah satu titik langganan banjir di wilayah Jatibarang saat hujan deras melanda, bahkan ketinggian airnya kira-kira mencapai 30 cm.

Mardono mengakui, pompa otomatis akan disiagakan di sisi kanan dan kiri jalan pada terowongan itu, sehingga bakal langsung beroperasi untuk menyedot genangan air serta dialirkan ke Sungai Sindupraja, Jatibarang.

"Sistem drainasenya modern, karena dilengkapi dua pompa otomatis yang langsung on ketika muncul genangan air saat hujan, sehingga terowongan tersebut tidak akan menjadi titik langganan banjir lagi," ujar Mardono.

Baca juga: Pemkab Indramayu Siapkan Ganti Rugi Bagi Warga Terdampak Pembangunan Underpass Jatibarang

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved