Breaking News:

Sungai Cimanuk Meluap

BREAKING NEWS - Tak Ada Hujan, tapi Permukiman Warga di Indramayu Terendam Banjir, Setinggi Dada

Banjir yang merendam pemukiman di sana beragam, paling tinggi melanda pemukiman di Bantaran Sungai Cimanuk. . .

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Banjir yang merendam pemukiman di sana beragam, paling tinggi melanda pemukiman di Bantaran Sungai Cimanuk 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sungai Cimanuk Indramayu meluap dan merendam pemukiman warga, Jumat (15/1/2021).Seperti yang terlihat di Blok Bungkul Timur, Kelurahan Bojongsari, Kabupaten Indramayu

Nyaris, semua warga terendam banjir luapan Sungai Cimanuk. Padahal, wilayah setempat tidak habis diguyur hujan.

Salah seorang warga, Dulyamin (50) mengatakan, banjir akibat luapan Sungai Cimanuk ini mulai merendam pemukiman sejak sebelum pelaksanaan Salat Jumat, sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, di Kawasan Subang Sebagian Badan Jembatan Ambrol di Kecamatan Dawuan

Baca juga: Khasiat Minum Air Rendaman Bawang Putih Selama 10 Hari, Ini yang Akan Terjadi Pada Tubuh Anda

Baca juga: 34 Orang Meninggal Akibat Gempa Sulbar, Jaringan Listrik 2 Kabupaten Terputus

"Air yang meluap itu dikit-dikit tapi lama-lama besar, naik terus sampai masuk ke rumah-rumah warga," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Banjir yang merendam pemukiman di sana beragam, paling tinggi melanda pemukiman di Bantaran Sungai Cimanuk hingga ketinggian sekitar 1,5 meter atau sedada orang dewasa.

Dalam menanggulangi bencana banjir warga setempat bergotong royong membuat tanggul dadakan menggunakan karung berisikan pasir.

Upaya tersebut rupanya efektif. Walau Sungai Cimanuk masih meluap, namun, dampak banjir bisa sedikit diminimalisir. Hanya rumah-rumah warga yang berada di Bantaran Sungai saja yang menjadi korban.

Di lokasi banjir juga terlihat sudah bersiaga petugas dan para relawan untuk menanggulangi banjir tersebut.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, A Fatah mengatakan, status dari Sungai Cimanuk sendiri sekarang ini berada di level waspada.

Tingginya debit air dari hulu sungai membuat tanggul sungai tidak kuat menahan dan mengakibatkan banjir tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved