Sungai Cimanuk Meluap
BREAKING NEWS - Tak Ada Hujan, tapi Permukiman Warga di Indramayu Terendam Banjir, Setinggi Dada
Banjir yang merendam pemukiman di sana beragam, paling tinggi melanda pemukiman di Bantaran Sungai Cimanuk. . .
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Statusnya pun kini sudah berada di level aman dengan tinggi muka air sebesar 372,200 m³/detik.
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Indramayu, A Fatah mengatakan, kemungkinan banjir yang melanda Kabupaten Indramayu baru bisa surut pada pagi dini hari nanti.
"Karena perjalanan dari Bendung Rentang ke sini itu sekitar 7 jam lamanya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
Berbagai upaya pun dilakukan warga dan petugas untuk meminimalisir risiko bencana. Salah satunya dengan membuat tanggul dadakan.
Pengerukan sampah di pintu air Bojongsari dengan menggunakan alat berat guna memperlancar aliran sungai juga dilakukan petugas.
A Fatah menyampaikan, ada sebanyak 18 rumah warga yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Cimanuk di Desa Bojongsari.
Air itu merendam pemukiman dengan ketinggian 20-60 centimeter.
Kendati demikian, untuk rumah warga yang berada di daerah bantaran Sungai Cimanuk sempat mencapai ketinggian 1,5 meter atau sedada orang dewasa.
A Fatah menjelaskan, penyebab terjadinya banjir akibat adanya pengurasan di Sungai Sindupraja dan Sungai Cipelang.
Sehingga debit air dialirkan ke Sungai Cimanuk, kondisi debit air yang tinggi membuat tanggul sungai tak kuat menahan dan melimpas ke pemukiman.
"Tapi alhamdulillahnya sekarang sudah selesai, dan aliran debit air dari Bendung Rentang sudah normal," ujar dia.
Hasil Kaji Cepat
Banjir akibat luapan Sungai Cimanuk Indramayu sedikitnya mengakibatkan sejumlah wilayah di 5 kecamatan terendam banjir, Jumat (15/1/2021).
Meliputi Kecamatan Bangodua, Kecamatan Kertasemaya, Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Lohbener, dan Kecamatan Indramayu.
Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil kaji cepat dengan cara susur sungai yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/banjir-yang-merendam-pemukiman-di-sana-beragam.jpg)