Breaking News:

UPDATE Longsor Cimanggung, Tim SAR Kembali Lanjutkan Cari 27 Korban Tertimbun yang Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian 27 korban longsor yang belum ditemukan di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (11/1/2021)

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian korban longsor di Cimanggung, Sumedang, Minggu (10/1/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian 27 korban longsor yang belum ditemukan di Perum Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (11/1/2021).

Pencarian korban tersebut dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk mengangkut material longsor. Selain itu, Tim SAR gabungan juga menggunakan alkon dan alat ekstrikasi dalam upaya pencarian ini.

Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah mengatakan, teknis pencarian untuk 27 korban kali ini dilakukan dengan cara dibagi tiga sektor, yakni dua menggunakan alat berat dan satu secara manual.

Baca juga: Keajaiban Saat Longsor Cimanggung, Tertimbun Selama 5 Jam, Kakek Usia 80 Tahun Selamat

Baca juga: Danramil Setio Pribadi Jadi Korban Longsor Cimanggung, Sosok Panutan Bagi Keluarga dan Juniornya

"Kita atur sedemikian rupa, sehingga semua unsur yang tergabung bisa bekerja sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya," ujar Deden saat ditemui di posko bencana longsor.

Longsor menerjang Perum Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 03/10 Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/1/2021) sore.
Longsor menerjang Perum Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 03/10 Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/1/2021) sore. (Istimewa/BPBD Jabar)

Pencarian korban pada Minggu (10/1/2021), kata Deden, dihentikan sementara pada pukul 14.00 WIB karena hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut.

"Cuaca hujan berpotensi sangat membahayakan tim yang tergabung di dalam proses pencarian terhadap korban-korban yang masih tertimbun material longsoran," katanya.

Baca juga: DUKA Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air Jatuh, Ada yang Asal Parongpong, Ada yang Rajin Salat

Baca juga: Banjir Rob Kembali Terjang Kawasan Pesisir Indramayu, Pagi Ini Lebih Besar dari Hari-hari Sebelumnya

Kemarin, pihaknya sudah berencana melanjutkan pencarian pada malam hari, tetapi hingga pukul 18.30 WIB, kondisi cuaca masih tetap hujan, sehingga pencarian dilanjutkan kembali pada hari ini.

"Malam harinya kami menyingkirkan material longsor yang berada di samping masjid karena akan memudahkan akses alat berat untuk melakukan dan memaksimalkan pencarian," ucapnya.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah mendapat laporan sebanyak 29 warga yang hingga saat ini belum ditemukan.

"Kami sudah mendata, ada 29 orang yang keluarganya belum kembali. Sudah ditemukan 2 orang, jadi masih ada 27 orang yang belum kembali," ucapnya.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah 27 orang tersebut semuanya korban tertimbun longsor atau bukan. Sehingga, pihaknya masih terus melakukan pemutahiran data.

"Termasuk menghubungi via telepon dan sebagainya, sehingga nanti bisa dipastikan, apakah mereka bagian dari korban atau memang ada di lokasi lain," kata Eko. (Tribunjabar.id Hilman Kamaludin)

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tol Cipali Km 107.8, Seorang Wanita Penumpang Mikrobus Tewas, 3 Orang Luka Berat

Baca juga: PRADA Agus Kurniawan Tewas Usai Baku Tembak dengan KKB Papua, TNI ini Alami Luka Tembak di Punggung

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved