Breaking News:

VIDEO - Harga Kedelai Naik Tiap Hari, Perajin Tahu Kuningan Perkecil Ukuran Tahu Tapi Tetap Merugi

Karena tidak mungkin menutup usahanya sebagai perajin tahu, Nono memutar otak untuk tetap memproduksi tahu.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok

“Karena harga tahu yang di jual tidak ikut naik, seperti halnya harga kedelai,” ujarnya.

Nono mengaku telah menghabiskan modal sebesar Rp 50 juta untuk membeli bahan baku tahu yang harganya terus naik sejak 1 bulan yang lalu.

"Semenjak harga naik saya sudah habis Rp 50 juta untuk modal dan hasilnya sekarang hanya utang dimana-mana,” katanya.

Melihat usahanya semrawaut akibat kenaikan bahan baku, Nono hanya bisa pasrah.

Ia sering menangis memikirkan nasib keluarga yang bergantung pada produksi tahu miliknya.

"Nangis sedih bukan mikirin diri sendiri sama istri, tapi mikirin keluarga yang ikut kerja sama saya karena benar-benar kondisinya sulit sekali," ungkap Nono.

Bergantung pada usaha sebagai perajin tahu, kata Nono, merupakan kondisi yang tersulit yang pernah dihadapi.

“Jika harga kedelai terus naik, kami terpaksa akan menghentikan produksi tahu. Sebab pengalaman dulu saat krisis moneter itu tak separah sekarang,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved