Breaking News:

Warga Desa Sukamukti Geger, Ada Bidan Gantung Diri, Diduga Karena Tekanan Hidup

Korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang keluarga korban yang masuk ke dalam ruang makan rumah tersebut.

Istimewa
Tim Identifikasi Polres Kuningan menunjukka lokasi aksi nekat bidan gantung diri di Desa Sidamukti, Kuningan, Selasa (22/12/2020). 

Korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang keluarga korban yang masuk ke dalam ruang makan rumah tersebut.

"Kemudian saksi melihat pintu yang menuju dapur terbuka sedikit dan melihat korban dalam posisi tergantung," ujarnya.

Sejurus kemudian, kata Kasat Reskrim, saksi pun memberitahukan kejadian tersebut kepada saudaranya yang lain dan melaporkannya kepada perangkat desa serta pihak kepolisian.

"Dari hasil pemeriksaan Tim Medis dari Puskesmas Jalaksana, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," katanya.

Dari keterangan saksi diperoleh informasi bahwa korban pernah mengeluh tentang ibu korban yang sakit jantung dan cuci darah menahun dirawat di rumah sakit serta keadaan anak korban yang dalam kondisi sakit juga. 

Punya Anak 

Kasus kematian yang dilakukan bidan desa dengan cara gantung diri, mendapat tanggapan dari Camat Jalaksana, Toni Kusmanto.

"Belum mengetahui motif tindakan korban, namun korban memiliki suami dan memiliki anak bayi berusia satu tahun," ungkap Toni kepada wartawan, Rabu (23/12/2020).

Toni yang juga ,antan Kesra Setda Kuningan ini mengatakan bahwa korban ditemukan sekitar jam dua siang.

Sementara itu, Kades Sukamukti Nana Mulyana menuturkan korban sehari - hari bekerja di Puskesmas Maleber.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved