Senin, 11 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Waduh Antrean Panjang Rapid Test Antigen di Stasiun Kiaracondong Bandung Mencapai 3 Jam

Antrean panjang menyebabkan rapid test antigen di Stasiun Kiaracondong Bandung mencapai 3 jam

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Cipta Permana
Suasana antrean Rapid tes Antigen di Stasiun Kiaracondong, Selasa (22/12/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (Persero) wajibkan penumpang kereta api jarak jauh untuk rapid test antigen mulai hari ini Selasa (22/12/2020). 

Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung menjadi salah satu stasiun yang mulai menerapkan aturan kebijakan Surat Edaran Kemenhub Nomor 23 Tahun 2020 pada tahap pertama tersebut.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar di Stasiun Kiaracondong tampak sebuah tenda khusus berukuran 8x4 meter didirikan PT  KAI Daop 2 Bandung sebagai tempat rapid test antigen bagi para calon penumpang kereta api jarak jauh

Di pintu masuk menuju tenda dijaga oleh seorang Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan seorang petugas stasiun.

Suasana antrean Rapid tes Antigen di Stasiun Kiaracondong, Selasa (22/12/2020)
Suasana antrean Rapid tes Antigen di Stasiun Kiaracondong, Selasa (22/12/2020) (Tribunjabar.id/Cipta Permana)

Selain itu terdapat himbauan bagi calon penumpang terkait pemeriksaan kesehatan atau rapid test antigen tersebut.

"Siapkan Kode Booking dan Identitas" dan Administrasi Rp. 105.000 (Uang Pas). 

Sementara itu, di sekitar tenda pemeriksaan para calon pasien penumpang yang akan memeriksakan rapid test antigen harus rela berdiri mengantre dalam barisan guna menunggu giliran panggilan petugas.

Bahkan, beberapa calon penumpang yang mendapat nomor besar, tampak memilih untuk meninggalkan barisan antrean dan menunggu di kursi tunggu di lobby stasiun.

Ada juga calon penumpang yang duduk-duduk di lokasi parkir kendaraan sambil menyantap makanan atau minuman yang dibelinya atau bercengkrama dengan calon penumpang lainnya.

Sebelum pemeriksaan kesehatan rapid test Antigen calon penumpang, selain diwajibkan untuk menunjukan kartu identitas diri (e-KTP) tetapi juga tiket jadwal keberangkatan kepada petugas yang berjaga di pintu masuk tenda pemeriksaan. 

Baca juga: Daftar Daerah di Indonesia yang Wajibkan Rapid Test Antigen untuk Keluar Masuk Kota Ini, Cek Disini

Baca juga: Tarif Layanan Rapid Test di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan, Cek Persyaratannya

Berdasarkan perhitungan durasi waktu yang dibutuhkan calon penumpang di stasiun Kiaracondong, mulai dari mendapatkan nomer antrean, menunggu panggilan pemeriksaan rapid test antigen hingga memperoleh surat hasil pemeriksaan, sedikitnya lebih dari tiga jam.

Bahkan, hingga pukul 11.30 WIB, calon penumpang yang baru datang mendapat nomor urut 350, sementara nomor urut pemanggilan petugas baru mencapai angka 80an. 

Hal ini membuat beberapa calon penumpang yang memiliki jadwal keberangkatan yang mendesak, pun berkali-kali mempertanyakan terkait kebijakan aturan yang diberlakukan kepada petugas yang berjaga di pintu masuk tenda pemeriksaan kesehatan. 

Karena mereka khawatir jika proses pemeriksaan yang lama, akan mengganggu bahkan membatalkan proses keberangkatan mereka.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved