Breaking News:

Ketahuan Hasil Rapid Test Antigen Positif, Ini yang Akan Dilakukan PT KAI Daop 3 Cirebon

Agar penanganannya bisa segera ditindaklanjuti untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Suasana ruang isolasi yang disiapkan untuk penumpang yang hasil rapid test antigen positif di Stasiun Cirebon Prujakan, Jalan Nyi Mas Gandasari, Kota Cirebon, Selasa (22/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT KAI Daop 3 Cirebon menyediakan layanan rapid test antigen di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan

Layanan bertarif Rp 105 ribu untuk satu kali tes tersebut hadir sejak Senin (21/12/2020).

Supervisor Area Cabang Cirebon Rajawali Nusindo, Dian Irfan, mengatakan, jika ada penumpang yang hasil tesnya positif maka segera dilaporkan ke jajaran PT KAI Daop 3 Cirebon.

Baca juga: Mangkir dari Pemanggilan Soal Korupsi di Indramayu, KPK Ingatkan 2 Mantan Anggota DPRD Jabar

Baca juga: Pekan Ini Lima Daerah di Jabar Masuk Zona Kuning, 20 Daerah Lainnya Masih Berada di Zona Oranye

Baca juga: KPK Cecar Hidayat Royani, Periksa Soal Dugaan Aliran Uang Suap di Indramayu ke Anggota DPRD Jabar

"Kami juga tindak lanjuti dan melaporkannya ke puskesmas yang terdekat dari stasiun," kata Dian Irfan kepada Tribuncirebon.com, Selasa (21/12/2020).

Pihaknya memastikan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon untuk follow up saat ditemukan penumpang yang hasil tesnya positif.

Agar penanganannya bisa segera ditindaklanjuti untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Untuk teknisnya seperti apa sudah dibicarakan dengan Dinkes sebelum layanan rapid test antigen dibuka di stasiub," ujar Dian Irfan.

Sementara Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Luqman Arif, mengatakan, penumpang juga akan ditempatkan di ruang isolasi khusus yang terdapat di Stasiun Cirebon maupun Stasiun Cirebon Prujakan.

Penumpang tersebut tidak diperkenankan membaur dengan penumpang lainnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Nantinya, penumpang akan menempati ruang isolasi hingga dijemput petugas Dinkes Kota Cirebon untuk ditangani lebih lanjut.

"Setelah dijemput penanganan selanjutnya menjadi kewenangan Dinkes dan Satgas Covid-19 Kota Cirebon," kata Luqman Arif.

Selain itu, penumpang yang hasil rapid test antigenya positif tersebut juga akan dilarang naik kereta api.

Bahkan, bea tiket kereta apinya yang telah dikeluarkan penumpang akan dikembalikan 100 persen.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved