Breaking News:

Tersangka Korupsi PDSMU Kena Covid

BREAKING NEWS: Tersangka Kasus Korupsi PDSMU Majalengka Positif Covid-19

Tersangka kasus korupsi di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Majalengka berinisial JN (50) dinyatakan positif Covid-19.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Majalengka, Guntoro Janjang S 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Tersangka kasus korupsi di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Majalengka berinisial JN (50) dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu mengakibatkan penangguhan pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Majalengka.

Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka (Kajari Majalengka), Dede Sutisna melalui Kasi Pidsus, Janjang Guntoro Saptodi  membenarkan tersangka yang merupakan mantan Direktur Utama Perusahan Daerah Sindangkasih Multi Usaha Majalengka (PD SMU Majalengka) itu, kini dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Cuaca Buruk Jadi Tantangan di Pilkada Indramayu 2020, KPU Antisipasi dengan Siapkan TPS Alternatif

Menurut Guntoro, pihaknya mengetahui tersangka positif Covid-19, berawal mendapatkan informasi dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka yang menyatakan, bahwa JN telah terkonfirmasi positif.

"Ya, betul tersangka JN saat ini dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Guntoro saat dikonfirmasi, Selasa (8/12/2020).

Kasi Pidsus menjelaskan, bahwa JN sendiri dijemput langsung oleh Satgas Covid-19 Majalengka saat tengah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik di Kejari Majalengka, pada pekan kemarin.

Baca juga: Jalan Puncak Darma Ciletuh Tertimbun Longsor, Ikuti Jalur Alternatif Ini untuk ke Pantai Palangpang

"Saat ini tersangka tengah menjalani isolasi mandiri. Dan kita akan melakukan pemangilan kembali setelah tersangka dinyatakan negatif," jelas dia.

Kasi Pidsus menambahkan, bahwa alasan pihaknya belum melakukan penahanan terhadap tersangka JN, karena masih menunggu hasil auditor kerugian negara oleh BPKP Bandung.

"Sekitar dua mingguan lagi selesai. Selanjutnya ada hasil audit, mungkin awal tahun keluar audit dari BPKP tersebut," ucapnya.

Seperti diketahui, JN telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Majalengka atas kasus dugaan korupsi di PDSMU Majalengka, tahun 2016-2019, hingga mengakibatkan kerugian negara untuk sementara sebesar Rp 2 Miliar.

Baca juga: 6 Laskar FPI Tewas Ditembak Polisi, Fadli Zon Minta Kapolda Tanggung Jawab: Jangan Ada Darah Tumpah

Kasus tersebut terungkap sekitar bulan Agustus lalu dan sebulan kemudian langsung dinaikan ke penyidikan.

Kendati demikian, pihak Kejari Majalengka, telah berhasil menyelamatkan uang negara dalam kasus korupsi tersebut sebesar Rp 657.750.000.

Penyitaan uang tersebut berasal dari sejumlah saksi dalam perkara tersebut.

Untuk penyitaan barang bukti ini telah dititipkan ke rekening Bank Mandiri dan penyitaan uang tersebut dalam upaya untuk proses penyelamatan keuangan negara.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved