Pergerakan Tanah di Kampung Buniwangi Putus Jalan, Ancam 5 Rumah Warga, Jembatan dan Sawah
pergerakan tanah merusak jalan, fondasi jembatan, irigasi, sawah hingga mengancam rumah warga.
Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Pergerakan tanah terjadi di Kampung Buniwangi II RT 14 RW 03, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan, pergerakan tanah itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, pada Minggu (29/11/2020).
"Penyebab kejadian pergerakan tanah karena hujan deras," ujar Daeng, Senin (30/11/2020).
Baca juga: Sekda Kota Cirebon Ajak Masyarakat Doakan Wali Kota Nasrudin Azis Segera Sembuh dari Covid-19
Baca juga: Kondisi 4 Guru di Kuningan Terpapar Covid-19 Kian Membaik, Hari Ini Ada 1.221 Kasus Positif Corona
Baca juga: Santri Ponpes Al Mutawally Pulang Paksa, Kepala BPBD Kelimpungan Lakukan Pendataan
Baca juga: Ciri-ciri Hubungan Sudah Tak Sehat, Toxic Relationship Ternyata Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental
Ia menjelaskan, pergerakan tanah merusak jalan, fondasi jembatan, irigasi, sawah hingga mengancam rumah warga.
"Kami melihat beberapa kerusakan yang terjadi di antaranya ada retakan di permukaan tanah, badan jalan rusak terputus, drainase rusak, pondasi jembatan ambruk dan area sawah rusak, kejadian pergeseran tanah tersebut secara berlangsung dari waktu ke waktu karena potensi tanah sangat labil," jelasnya.
Ia menyebutkan, ada lima rumah warga yang terancam akibat pergerakan tanah tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Yang terancam itu 5 unit rumah, jembatan penghubung antar Desa/Kecamatan, tugu batas Desa, area sawah milik warga. Korban jiwa tidak ada, kerigian ditaksir sekitar Rp150 juta," pungkasnya.* (M Rizal Jalaludin)