Senin, 1 Juni 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Virus Corona Majalengka

Update Kasus Covid-19 di Majalengka: Ada 3 Penambahan Kasus Baru Covid-19

Menurut Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka penambahan itu berjumlah 3 kasus.

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka pada, Sabtu (14/11/2020) kembali bertambah.

Menurut Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka penambahan itu berjumlah 3 kasus.

Jubir Satgas Covid-19 Majalengka, Alimudin mengungkapkan penambahan itu mengakibatkan jumlah keseluruhan kasus terkonfirmasi positif berjumlah 282 kasus.

Dimana, 53 di antaranya masih aktif yang kini sedang di rawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

"Jadi penambahan hari ini dari klaster lokal yang mana berasal dari warga sebelumnya yang telah dinyatakan positif," ujar Alimudin, Sabtu (24/11/2020).

Adapun saat ini, Kecamatan Kadipaten, Panyingkiran dan Rajagaluh masih menjadi daerah terbanyak penyumbang pasien positif di Majalengka per kecamatan.

Disusul dengan Kecamatan Majalengka dan Kasokandel masing-masing 6 kasus.

"Adapun saat ini Kecamatan Bantarujeg menjadi daerah yang masih 0 kasus," ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Majalengka ini mengatakan, pasien sembuh kini juga bertambah menjadi 211 orang.

Sementara, yang meninggal berjumlah 18 orang.

Baca juga: Pria di Bandung Menantang Polisi Berkelahi hingga Ngaku Nyabu Viral di Medsos, Begini Nasibnya

Baca juga: Pelengseran Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy Dinilai Pengamat Tidak Sah: Ini Bukan Gerombolan

"Jumlah suspek turun di digit 794 orang, sementara isolasi juga turun jadi 47 orang, selesai isolasi 747 dan meninggal dunia 4 orang," jelas dia.

Sementara itu, untuk kontak erat total sudah diangka 2606 seiring kenaikan dengan tingkat signifikan mencapai 36 orang.

Adapun, karantina 358 karena kenaikan 23 orang.

Sedangkan, untuk Discarded juga bertambah diangka 2.250 kasus dari hari sebelumnya.

"Untuk probable juga bertambah diangka 24 kasus," tandasnya.

Alimudin menambahkan, kenaikan jumlah kasus akibat transmisi lokal dinilai kesulitan dalam melacak tracing atau pergerakan orang yang tanpa gejala.

Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan guna memutus mata rantai Covid-19 di Majalengka.

Baca juga: Hati-hati Penderita Diabetes Tidak Boleh Konsumsi Buah Sembarangan, Ini Daftar Buah Berbahaya

Baca juga: Jenis-jenis Liposarkoma, Jenis Kanker Langka yang Membahayakan, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved