Keracunan MBG di Talaga
Diduga Keracunan MBG di Talaga Majalengka: Ada Siswa SMP, SMA hingga Relawan
Diduga Keracunan MBG di Talaga Majalengka: Ada Siswa SMP, SMA hingga Relawan
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 22 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, diduga mengalami keracunan makanan.
- Korban terdiri dari siswa SMP, SMA, dan relawan yang terlibat dalam program tersebut. Beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
- Koordinator SPPG Kabupaten Majalengka, Intan Diena Khoerunisa, membenarkan adanya laporan gangguan pencernaan yang dialami 22 penerima manfaat MBG.
Laporan Kontributor Adim Mubaroq
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, mengakibatkan puluhan penerima manfaat mengalami gangguan pencernaan.
Data terbaru menunjukkan jumlah penerima manfaat yang terdampak mencapai 22 orang. Mereka terdiri dari siswa SMP, siswa SMA, hingga relawan yang ikut terlibat dalam program tersebut.
Koordinator SPPG Kabupaten Majalengka, Intan Diena Khoerunisa, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.
Baca juga: Bukan Hanya Simbol, ASN Diskomifo - Bapperida Indramayu Diminta Hidupkan Nilai-nilai Pancasila
"Betul, mengenai dugaan kejadian menonjol gangguan pencernaan. Penerima manfaat yang terdampak sesuai laporan Kepala SPPG ter-update berjumlah 22 orang terdiri dari siswa SMP, SMA dan ada relawan juga," kata Intan saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).
Sebagian penerima manfaat yang mengalami keluhan kemudian mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Sementara itu, pihak terkait masih menelusuri penyebab pasti gangguan pencernaan yang terjadi.
Baca juga: Bukan Hanya Simbol, ASN Diskomifo - Bapperida Indramayu Diminta Hidupkan Nilai-nilai Pancasila
Menurut Intan, sampel makanan telah diamankan dan saat ini sedang menjalani pengujian laboratorium oleh Dinas Kesehatan.
"Untuk penyebab kami masih menunggu hasil pengujian laboratorium dari sampel makanan yang sudah diamankan oleh pihak Dinas Kesehatan," ujarnya.
Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab kejadian yang menimpa para penerima manfaat MBG tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/MBG-Kota-Cirebon1.jpg)