Breaking News:

305 Warga Karawang Positif Covid-19 Masih Diisolasi di Rumah Sakit, Perketat Protokol Kesehatan

Jumlah 305 orang tersebut, kata Fitra, dirawat di beberapa rumah sakit rujukan. Tetapi, paling banyak di RSUD Karawang dan RSU Paru Jatisari.

Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA
Ilustrasi penanganan pasien covid-19 di RS Kuningan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Tim gugus tugas Covid-19 Karawang mencatat terjadi peningkatan pasien positif bahkan sampai membeludak pasien positif yang diisolasi di rumah sakit.

Juru bicara gugus tugas Karawang, Fitra Hergyana menyebut per Selasa (20/10/2020) tercatat sudah ada 305 orang yang tengah menjalani perawatan isolasi di rumah sakit rujukan karena positif corona.

Jumlah 305 orang tersebut, kata Fitra, dirawat di beberapa rumah sakit rujukan. Tetapi, paling banyak di RSUD Karawang dan RSU Paru Jatisari.

Baca juga: Abah Okib Si Penjual Pisang Rutin Beri Hadiah Al Fatihah untuk Soekarno, Dilakukan Setiap Mau Makan

Baca juga: Coba Minum Air Kelapa di Tiga Waktu Ini, Khasiatnya Dahsyat Untuk Kesehatan

Baca juga: Kisah Tragis TKW Cantik Asal Indramayu di Malaysia, Tak Dibayar, Disiksa, Sakit hingga Meninggal

"Kami tegaskan tak ada pasien yang isolasi mandiri di rumah atau di tempat lain selain rumah sakit. Sejak awal kasus corona di Karawang kami langsung buat kebijakan isolasi di RS," ujarnya.

Dengan kejadian peningkatan jumlah pasien positif, Fitra mengajak warga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik saat berada di luar rumah. Banyak warga yang tahu akan instruksi protokol kesehatan, namun faktanya banyak warga yang abai, salahsatunya tak memakai masker dan berkerumun.

"Waktu itu saat razia masker, banyak warga yang mengaku tahu soal aturan protokol kesehatan. Tapi, tetap saja berbagai alasan mereka lontarkan," katanya.

Berdasarkan catatan gugus tugas Karawang, hingga hari ini sudah ada sebanyak total 1.165 orang dari Karawang yang terkonfirmasi positif, terdiri dari 305 orang masih isolasi, 823 orang dinyatakan sembuh, 37 orang meninggal dunia.

"Intinya, alhamdulillah angka kesembuhan di Karawang masih tinggi, meski yang masih dirawat masih banyak," ujar dia. 

Pekan sebelumnya, Karawang masuk zona merah. Dinas Kesehatan Karawang telah mengumumkan ada sebanyak 86 perusahaan yang tercatat sebagai klaster penyebaran Covid-19.

Hal ini pun disebutkan oleh Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Karawang, Yayuk Sri Rahayu.

Yayuk menyebut kasus corona di Karawang semakin meningkat hingga bahkan Karawang kembali masuk dalam kategori zona merah, lantaran penyumbang terbesarnya ialah klaster karyawan perusahaan.

"Kami baru saja menerima hasil swab dari salah satu perusahaan yang sebelumnya mengikuti aksi unjuk rasa pada 6 sampai 8 Oktober lalu," katanya.

Hasilnya, Yayuk menyebut ada seorang karyawan pabrik yang positif dari 25 karyawan yang dilakukan tes swab dan telah menjalani perawatan di rumah sakit yang menjadi rujukan perawatan pasien Covid-19.

"Kami imbau ke seluruh perusahaan untuk melakukan pemeriksaan pada seluruh karyawan yang melakukan aksi unjuk rasa ke Jakarta. Kami juga telah menelusuri orang-orang yang diduga kontak erat dengan salah satu karyawan yang dinyatakan positif," ujarnya. 

Baca juga: Prajurit TNI Korban Kecelakaan Heli Bebas Pilih Tempat Dinas, Jenderal Andika Perkasa Ungkap Hal Ini

Baca juga: Rutin Berhubungan Badan Setiap Bulan dengan Ayah Tiri, Akhirnya Gadis SMP Ini Hamil 7 Bulan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved