Ucapan Ketua DPRD Kuningan Sebut 'Jangan Sampai Husnul Khotimah Bawa Limbah' Disebut Multitafsir

Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy mengeluarkan kata-kata ‘jangan sampai Husnul ini hanya membawa limbah, limbah wabah dan limbah segalanya'beredar luas

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy 

"Umat muslim ibarat satu tubuh, dan jangan sampai menimbulkan kegaduhan di Kabupaten Kuningan," katanya.

Galuh dan Galih, Kakak Beradik Asal Indramayu Punya 12 Jari Tangan & 12 Jari Kaki, Kisahnya Viral

Mengulas pernyataan Ketua DPRD Kuningan, kata Andi, ini dapat membuat asumsi bahwa pondok pesantren adalah sumber wabah.

“Padahal, jauh-jauh hari sebelumnya dampak wabah korona ini sudah menyebar dan Pondok Pesantren Husnul Khotimah sudah berbuat banyak bukan hanya untuk Kabupaten Kuningan, tapi juga untuk negara Indonesia,” ujarnya.

Lebih dari 5000 alumni yang tersebar di 33 negara itu banyak yang menjadi doktor dan pejabat publik. Ratusan hafidz/ hafidzhoh dihasilkan setiap tahun.

Galuh dan Galih, Kakak Beradik Asal Indramayu Punya 12 Jari Tangan & 12 Jari Kaki, Kisahnya Viral

“Tak hanya itu, keberadaan Ponpes Husnul Khotimah, ekonomi masyarakat sekitar sangat terbantu, perputaran uang lebih dari 100 milyar per tahun mulai Loundry, Kantin, Pegawai semua menikmati keberadaan Husnul Khotimah selama lebih dari 26 tahun,” katanya. 

Pulangkan Santri

 Manajeman Pondok Husnul Khotimah mulai memulangkan santri ke rumah masing-masing ke sejumlah daearah.

"Untuk saat ada 30 orang santri yang terpapar Covid-19 sudah dinyatakan sembuh," ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Ponpes, Sanwani saat ditemui di lingkungan ponpes, Jum'at (2/10/2020).

Menurut Sanwani, jumlah 30 orang santri yang sembuh itu sebelumnya sudah menjalani tes swab kedua dan melakukan karantina.

"Ponpes Husnul Khotimah sendiri saat ini masih melakukan tes swab kepada para santri, guru dan pegawai lainnya," katanya.

Pelaksanaan swab di beberapa lokasi dan menambah tenaga kesehatannya sehingga dari sebelumnya sehari 300 orang sekarang bisa 500 swab perhari.

"Mudah-mudahan semua selesai dilakukan swab dan kita tunggu hasilnya, untuk kemudian lakukan sterilisasi lingkungan ponpes saat santri di rumah masing-masing," katanya.

Seperti diketahui, sebanyak 95 orang di Ponpes Husnul Khotimah Kuningan positif Covid-19.

Sementara Juru Bicara Satgas Covid-19 Kuningan, Agus Mauludin menyampaikan kasus terkonfirmasi positif di klaster Ponpes Husnul Khotima mengalami peningatan.

"Hari ini total sebanyak 402 orang dan kenaikan pada klaster Ponpes Husnul Khotimah ada sebanyak 62 orang," ujar Agus.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved