Breaking News:

Pembunuhan Sopir Truk Kacang Kedelai

Jasad Sopir Truk Kacang Kedelai Diikat Kaki dan Tangannya Lalu Dibuang, Ini Alasan Pelaku

Parahnya, ketika dibuang di jembatan Tol di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kondisi jasad sopir terikat dibagian kaki dan tangan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Eki Yulianto/Tribuncirebon.com
Seorang pelaku pembunuhan sopir truk PT Surya Permata Abadi yang mengangkut 35 ton kedelai berhasil ditangkap Sat Reskrim Polres Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Komplotan pelaku pembunuhan sopir kacang kedelai seberat 35 ton membuang jasad sang sopir di daerah jembatan Tol wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Lokasi itu berjarak kurang lebih 184 KM dari lokasi penadah di Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan mengatakan untuk menghilangkan jejak menjadi alasan para pelaku membuang jasad sang sopir.

Sebelum Dibunuh, Sopir dan Pelaku Sempat Transaksi Menjual Kacang Kedelai 35 Ton Diam-diam

BREAKING NEWS Pembunuh Sopir Truk Bermuatan 35 Ton Kacang Kedelai Diringkus Polisi

Parahnya, ketika dibuang di jembatan Tol di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, kondisi jasad sopir terikat di bagian kaki dan tangan.

"Pengakuan pelaku, mereka ingin menghilangkan jejak. Karena kita ketahui, tujuan sopir sebenarnya ke Bandung. Pelaku juga sempat membawa jasad korban ke daerah Majalengka yang berjarak ratusan kilometer dari Batang," ujar Bismo saat konferensi pers, Senin (28/9/2020).

Namun, berkat penyelidikan petugas kepada para penadah yang lebih dulu ditangkap, Sat Reskrim Polres Majalengka berhasil menemukan jasad sopir.

Penadah sendiri membawa truk tronton itu memasuki gang sempit di wilayah Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.

"Selain itu, truk itu juga sudah diketahui melalui GPS oleh sang pemilik perusahaan kacang kedelai. Jalur truk menyimpang. Para penadah membeli kacang kedelai seberat 35 ton dari para pelaku pembunuhan sebesar Rp 20,5 juta," ucapnya.

Saat itu juga, petugas langsung menggerebek ke tempat keberadaan mobil.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved