Breaking News:

Kriminalitas

Sebanyak 35 Ton Kacang Kedelai Dirampok Komplotan Maling di Majalengka, Ini Kronologisnya

Lebih dalam, polisi berhasil mendapatkan informasi, ada 35 ton kacang kedelai berhasil dijual warga.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Komplotan pencuri 35 ton kacang kedelai diamankan jajaran Reskrim Polres Majalengka. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Satuan Reskrim Polres Majalengka berhasil amankan penadah pencuri kacang kedelai, Kamis (10/9/2020).

Polisi berhasil mengungkap kasus ini setelah adanya laporan dari pemilik PT Surya Permata Abadi.

Demikian disampaikan Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso melalui Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan saat konferensi pers, Kamis (17/9/2020).

"Pihak perusahaan mencurigai mobil ekspedisi (milik PT Surya Permata Abadi) tujuan Anyer Cilegon-Bandung, keluar dari jalur tujuan saat dalam pantauan GPS," ujarnya.

Menurutnya, saat terpantau dalam GPS, mobil ekspedisi tersebut berada di Jalan Buyut Nyata, Desa Sindangwasa, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.

Saat itu juga, petugas langsung menggerebek ke tempat keberadaan mobil.

"Polisi langsung melakukan penyergapan ke lokasi atas petunjuk dari GPS tersebut. Ternyata benar bahwa mobil ekspedisi tersebut sedang terparkir di lokasi yang di tunjukan oleh GPS," ucap dia.

Lebih dalam, polisi berhasil mendapatkan informasi, ada 35 ton kacang kedelai berhasil dijual warga.

Profil Brigjen TNI Thevi A Zebua, Komandan Pusdiklatpassus Kopassus, Pangkatnya Dinaikkan KSAD

Nih Lowongan Kerja BUMN Terbaru, PT Waskita Karya Realty Membutuhkan 8 Posisi, Cek Selengkapnya

Warga tersebut sebagai penadah berinisial A (53) oleh 5 komplotan pencuri berinisial DS (43), RO (46), OK (41) dan warga Tangerang serta warga Lampung berinisial Y dan E saat ini masuk dalam data pencarian orang karena melarikan diri.

"Atas kejadian tersebut perusahaan harus menelan kerugian sebesar dua Rp 250 juta dan mengakibatkan meninggalnya satu orang sopir mobil ekspedisi tersebut dan tersangka saat ini dijerat pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun," jelas dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved