Breaking News:

Penyesuaian Tarif Tol

Resmi Tunda Penyesuaian Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi, Menteri PUPR: Tunda Bukan Batal

tanggapan Gubernur Jabar yang mengkritisi penyesuaian tarif dua tol tersebut, Basuki menyampaikan bahwa Gubernur Jabar dinilai kurang sosialisasi.

Eki Yulianto/Tribuncirebon.com
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono (tengah) menghadiri acara Ground Breaking Pembangunan Jalan Tol Akses Bandara Internasional Jawa Barat, Senin (7/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memutuskan untuk menunda penyesuaian tarif ruas Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi).

Diketahui, dua ruas tol tersebut direncanakan akan memulai penyesuaian tarif tol pada tanggal 5 September 2020 kemarin.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, sudah banyak ruas tol yang sudah disesuaikan dengan undang-undang terkait penyesuaian tarif tol.

Oleh karena itu, salah satunya akan ada penyesuaian tarif di Tol Cipularang dan Padaleunyi.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meninjau sekaligus meletakan batu pertama pembangunan jalan tol akses Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Senin (7/9/2020)
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat meninjau sekaligus meletakan batu pertama pembangunan jalan tol akses Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Senin (7/9/2020) (Eki Yulianto/Tribuncirebon.com)

"Namun, untuk saat ini ditunda. Banyak sekali ruas jalan tol yang sudah sesuai dengan undang-undang, ini beberapa sudah saya tahan terus dalam kondisi seperti ini," ujar Basuki saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan jalan tol akses BIJB Kertajati, Senin (7/9/2020).

Terkait tanggapan Gubernur Jabar yang mengkritisi penyesuaian tarif dua tol tersebut, Basuki menyampaikan bahwa Gubernur Jabar dinilai kurang sosialisasi.

Namun, pihaknya pun menerima tanggapan tersebut dan sudah ditetapkan pada hari ini pukul 00.00 WIB tarif di dua tol tersebut batal naik.

"Cipali kemarin sudah ditetapkan untuk disesuaikan, jadi mungkin Gubernur kurang sosialisasi. Jadi Gubernur, mengusulkan untuk ditunda, jadi sekarang tidak ada diskon, tapi saya tunda," ucapnya.

Dirinya pun menjelaskan, penyesuaian tersebut atas dasar ingin membantu ketersediaan logistik di wilayah Jabar.

Halaman
1234
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved