Breaking News:

Video

VIDEO - Puluhan Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, RSUD Sumedang Langsung Tutup Kecuali IGD

dari semua pasien termasuk nakes itu yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, 37 pasien melakukan isolasi mandiri di rumahnya

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Sebanyak 31 tenaga kesehatan (Nakes) RSUD Sumedang terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab test hingga pelayanan di semua poliklinik kecuali Instalasi Gawat Darurat (IGD) harus ditutup selama dua hari.

Selain 31 nakes di RSUD, sebanyak sembilan nakes di sejumlah Puskesmas juga terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total nakes di Kabupaten Sumedang yang positif Covid-19 saat ini jumlahnya ada 40 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri mengatakan, semua nakes itu bisa terapapar virus Corona karena tempat mereka bekerja yakni RSUD menjadi tempat rujukan untuk pasien positif Covid-19 untuk diisolasi.

"Untuk Nakes di antaranya memang ada yang (terpapar) dari pasien yang berobat dan ada juga dari (tempat) perawatan (pasien positif)," ujar Iwa saat ditemui di kantornya, Jalan Anggrek, Kabupaten Sumedang, Selasa (18/8/2020).

Untuk saat ini total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang ada 41 orang. Dari jumlah tersebut 40 orang nakes dan satu orang warga yang diketahui positif dari hasil swab test massal.

Sopir Mobil Kijang yang Sengaja Halangi Ambulans di Garut Diburu Polisi, Pelat Nomor Asal Sumedang

Tabrakan Beruntun Baru Saja Terjadi di Jalur Maut Gekbrong Cianjur, Satu Orang Dilaporkan Tewas

Ibu Rumah Tangga di Indramayu Meninggal karena Covid-19, Alami Gejala Batuk Selama Seminggu

Iwa mengatakan, dari semua pasien termasuk nakes itu yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, 37 pasien melakukan isolasi mandiri di rumahnya karena tanpa gejala klinis, sedangkan empat orang diisolasi di RSUD Sumedang.

"Untuk pasien yang diisolasi mandiri di rumahnya itu karena mereka orang tanpa gejala (OTG), kalau yang di RSUD ada gejala," katanya.

Sementara untuk mencegah penyebaran virus Corona, semua poliklinik kecuali IGD di RSUD Sumedang itu harus ditutup selama dua hari. Bahkan, sejumlah area rumah sakit itu langsung dilakukan penyemprotan disinfektan.

"Penutupan RSUD itu untuk seluruh poli rawat jalan, kecuali Instalasi Gawat Darurat (IGD). Jadi, untuk masyarakat yang perlu penanganan segera, IGD masih tetap beroperasi seperti biasa," ucap Iwa. 

TONTON VIDEO DI SINI

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved