Breaking News:

Ibu Rumah Tangga Meninggal Karena Corona

Ibu Rumah Tangga di Indramayu Meninggal karena Covid-19, Alami Gejala Batuk Selama Seminggu

Deden Bonni Koswara menjelaskan, sebelumnya pasien diketahui menderita batuk selama seminggu lamanya.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Sekretaris Crisis Center Kabupaten Indramayu, dr Deden Bonni Koswara, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Indramayu menjadi pasien keenam yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Pasien tersebut diketahui berinisial T (64) warga Kecamatan Tukdana.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, tidak ada penyakit kronis yang menyertai pasien sehingga menyebabkannya meninggal dunia.

BREAKING NEWS Ibu Rumah Tangga Meninggal Sehari Setelah Dirawat di RSUD Indramayu karena Corona

UPDATE Covid-19 di Kabupaten Cirebon, Jumlah Kasus Kini Tembus 119 Orang

"Kalau diagnosa dari dokter yang menangani dia hanya mengeluhkan pneumonia bacterialis dengan DD Covid-19," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (18/8/2020).

Deden Bonni Koswara menjelaskan, sebelumnya pasien diketahui menderita batuk selama seminggu lamanya.

Pasien pun kemudian dirawat di RSUD Indramayu selama sehari dan dilakukan tes usap.

Hasilnya baru keluar pada tanggal 14 Agustus 2020 dengan hasil positif corona.

Hanya saja, pasien meninggal dunia saat dievakuasi petugas ke ruang isolasi.

"Kemudian kami langsung lakukan isolasi bersama Muspika dan bisa dievakuasi namun dengan takdir Allah beliau meninggal jam 20.31 WIB," ujarnya.

Meninggal Setelah Dirawat Sehari
Sebelumnya pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Indramayu bertambah, kini tercatat sudah ada sebanyak 6 pasien.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien tersebut merupakan seorang ibu rumah tangga berinisial T (64) warga Kecamatan Tukdana.
"Ada penambahan 3 orang, satu di antaranya meninggal dunia," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (18/8/2020).
Deden Bonni Koswara menjelaskan, pasien semulanya mengeluhkan batuk sudah selama 1 minggu.
Oleh tim medis pun pasien dibawa ke RSUD Indramayu dan sempat mendapat perawatan selama satu hari.
Saat itu, tim medis juga melakukan tes usap terhadap pasien, mengingat kondisi batuk yang cukup parah.
Hasilnya, kemudian keluar pada tanggal 14 Agustus 2020 dengan hasil positif Covid-19.
"Kemudian kami langsung lakukan isolasi bersama Muspika dan bisa dievakuasi namun dengan takdir Allah beliau meninggal jam 20.31 WIB," ujar dia.
Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved