Breaking News:

Kuningan Zona Biru

Kuningan Kini Zona Biru Covid-19, Siap Terapkan New Normal, Objek Wisata Bakal Dibuka Kembali

Bupati Kuningan, H Acep Purnama mengatakan bahwa kini Kabupaten Kuningan masuk kategori zona biru Covid-19

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Suasana Rapat Mutipihak Mengenai Kebijakan Pembukaan Tempat Wisata di Kuningan 
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN- Bupati Kuningan, H Acep Purnama mengatakan bahwa kini Kabupaten Kuningan masuk kategori zona biru Covid-19 sesuai dengan keputusan Gubernur Jawa Barat.
“Rapat koordinasi (Rakor) ini digelar untuk menindaklanjuti keputusan Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat yang memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat provinsi sampai 26 Juni 2020,” ungkap Bupati Kuningan, H Acep Purnama dalam mengawali rapat terbuka tadi, di ruang rapat Linggajati, Komplek Setda Kuningan, Selasa (16/6/2020).
H Acep Purnama mengulas bahwa dalam keputusan Gubernur Jawa Barat  untuk Kabupaten Kuningan termasuk dalam kategori zona biru.
“Notabene dalam zona biru diperbolehkan melakukan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Salah satunya diperbolehkan pembukaan kembali aktivitas wisata outdoor,” ungkap Acep.
Sedang, masih kata dia, untuk pembukaan wisata indoor seperti karaoke belum ada tanda-tanda akan dibuka kembali.
“Karena pemerintah masih memerlukan kajian mendalam," ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kuningan dan Dandim 0615 Kuningan pun turut hadir dalam rakor multipihak yang berlangsung mulai pukul 10 pagi di ruang rapat Linggarjati, kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan.
“Semoga kasus Covid-19 di Kuningan sudah dapat dikendalikan sehingga peningkatan kasus selama tiga bulan terakhir tak boleh terulang kembali,” kata Acep.
Terlebih Gubernur memerintahkan untuk menyesuaikan dengan pola New Normal atau AKB (Adapatasi Kebiasaan Baru, red), selama vaksin corona belum ditemukan.
“Kita harus terus waspada dan menjaga kesehatan,” katanya.
Tujuan Rakor untuk membahas rencana pembukaan tempat wisata dalam waktu dekat dengan protokol Covid-19 dan komitmen bersama semua pihak.
“Baik dari TNI-Polri, PHRI, Pengelola Hiburan/Wisata dan Penguasaha lain yang terlibat dalam sektor wisata, berikut Balai Taman Nasional Gunung Ciremai dan KPH (Komisi Pemangku Hutan,red),” katanya.
Hasil dari surat keputusan akan dikoordinasikan dengan instansi di atasnya.
“Apabila ada pelanggaran komitmen yang disepakati, maka akan dikenakan sanksi hukum,” katanya.
Tak lupa,  Acep mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah disiplin dan ikut serta menjaga protokol Covid-19.
“Sehingga kasus bisa terkendali, walaupun masih ada pasien yang ditangani,” katanya.
Multipihak pengelola wisata, kata Acep, wajib menyediakan peralatan dan prosedur pencegahan Covid-19.
"Harus ada 'thermogran' atau alat cek suhu badan dan tempat cuci tangan,” katanya.
Tidak hanya itu, lanjut dia, harus ada pembatasan pengunjung atau jam kunjungan.
“Jadi Setiap pengunjung harus pakai masker dan jangan lupa tempatnya dibersihkan dengan disensfektan secara rutin,”katanya.
Dalam pembukaan sektor wisata outdoor, Acep menitah Tim Gugus Tugas Covid-19 hadir di tempat wisata.
“Sedangkan petugas para medis akan memberikan penyuluhan pencegahan virus Corona,” katanya.
Ditempat sama, Dandim 0615/Kuningan Letkol Czi Karter Joyi Lumi mengatakan, Tim Patroli akan mendampingi ke tempat tempat wisata. 
"Tim patroli akan memantau langsung ke lokasi wisata untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan,” katanya.
Kepada lapisan masyarakat, kata Dandim, berpesan agar masyarakat bijak menggunakan medsos sehingga situasi tetap kondusif. “Masyarakat tetap bijak menggunak sosial media sebagai sarana informasi terbuka di dunia maya,” katanya.
Sementara Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan bahwa pengawasan akan dilakukan dengan membuat pos kedisiplinan di beberapa titik lokasi wisata.
"Apabila tidak mengikuti protokol kesehatan sesuai komitmen, akan kami tindak dan tutup,” katanya.
Lukman berharap ada pengelola wisata tangguh dan siap melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar. (*)
 
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved