Penemuan Granat Nanas di Kuningan
Potensi Ledakan Granat Nanas yang Ditemukan Balita di Desa Sukadana Kuningan Capai Jarak 50 Meter
Potensi ledakan granat nanas yang ditemukan Balita di Desa Sukadana,Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan bisa mencapai hingga jarak 50 meter.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Kontibutor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Potensi ledakan granat nanas yang ditemukan Balita di Desa Sukadana, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan bisa mencapai hingga jarak 50 meter.
Demikian hal itu dikatakan Petugas Penjinak Bom Satuan Brimob Polda Jabar (Jibom - SatMobda Jabar), Aipda Agus Ridho P saat menyampaikan keterangannya, usai melakukan evakuasi granat nanas, Kamis (11/6/2020).
Agus mengatakan bahwa kondisi granat nanas dalam kondisi aktif dan jika terjadi ledakan, justru membahayakan lingkungan sekitar.
• Puluhan Tenaga Kerja Kejaksaan Negeri Kuningan Jalani Rapid Test Covid-19
"Hasil pemeriksaan tadi, granat memang masih aktif dengan pemukul dan kunci masih ada. Namun, kondisinya kropos akibat di makan usia," kata Agus tadi.
Menaksir usia granat nanas yang sudah kropos, kata Agus, umurnya diperkirakan sudah puluhan tahun.
"Mungkin usianya lebih tua dari saya, granat itu ada duluan," ujarnya.
• VIDEO - Pemuda Mabuk Ini Kena Razia PSBB Indramayu, Sempat Kabur dan Hampir Tabrak Petugas
• Ketua IDI Majalengka Sebut Kumpulkan OTG dan ODP Corona dalam Satu Tempat Riskan Terhadap Penularan
Pantauan di lokasi evakuasi, dua Petugas Jibom tampak tenang saat melakukan tindakan tadi.
Granat nanas sebelum dibungkus material khusus Tim Jibom, granat dibalut dan dibungkus rapat menggunakan lakban hitam.
"Tindakan tadi, salah satu pengamanan untuk dibawa ke Markas SatMobda Jabar," katanya.
• Pemuda Mabuk Ini Terjaring Razia Pelanggaran PSBB Indramayu, Sempat Kabur dan Hampir Tabrak Petugas
Agus mengatakan, granat nanas akan di bawa dan dilakukan lebih lanjut di Markas SatMobda nanti.
"Keberadaan granat ini dimungkin sejak jaman penjajahan," ujarnya.
Babinsa jaga kemanan granat nanas
Komandan Rayon Militer 1509 Ciawigebang, Kapten Inf Mulyadi melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa), Sertu Budi Supriadi konsisten melakukan pengamanan di Aula Desa Sukadana, Kecamatan Ciawigebang.
"Kami tetap jaga sambil menunggu Tim Jibom dari SatMobda Jabar untuk mengevakuasi granat nanas yang ditemukan anak - anak desa setempat," kata Budi.
• Pemuda Mabuk Ini Terjaring Razia Pelanggaran PSBB Indramayu, Sempat Kabur dan Hampir Tabrak Petugas
Budi mengatakan, pengamanan dilakukan seperti ini, untuk mencegah warga datang dan ingin melihat langsung kondisi granat nanas yang telah diamankan.

"Sebab, granat nanas masih aktif, jika meledak ini cukup menggetarkan dan bisa membuat bangunan desa ini hancur," katanya.
Selain itu, kata Budi, ledakan granat ini bisa menembus jarak cukup jauh.
• Mantan Kapten Persib Bandung The Lord Atep Bergabung dengan Partai Demokrat, Siap Jadi Cawabup
"Ledakan granat nanas ini bisa beradius sekitar 50 meter," katanya.
Berdasar informasi, kata dia, Tim Jibom SatMoba Jabar tengah dalam perjalanan, untuk melakukan evakuasi granat nanas ini.
Kapolsek Ciawigebang benarkan penemuan granat nanas
Kapolsek Ciawigebang, Kompol Yayat Hidayat membenarkan adanya penemuan granat nanas di Desa Sukadana, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan Kamis (11/6/2020).
Keberadaan granat nanas, kata Yayat, kini sudah di amankan oleh Petugas Kepolisian Resor Kuningan.
"Tidak hanya itu, kami juga melaporkan adanya penemuan granat nanas tersebut, untuk ditindaklanjuti," katanya.
• Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru di Pasar Tradisional, Pemda Didorong Fasilitasi Belanja Daring
Sementara itu, Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik saat di konfirmasi mengatakan, pihaknya hingga saat ini menunggu Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) atau Tim Penjinak Bom (Kirim) Gegana SatBrimobda Jabar.
"Untuk melakukan evakuasi dari lokasi ke Markas Gegana," katanya.