Selasa, 7 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Video

VIDEO - Ini Cara Bapas Kelas I Cirebon Agar Napi Asimilasi Tidak Berulah Lagi, Sampai Libatkan RT RW

ika ada klien asimilasi yang dianggap meresahkan lingkungannya maka masyarakat sekitar juga bisa melaporkan langsung ke Bapas Kelas I Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Cirebon menyiapkan upaya tersendiri agar para narapidana asimilasi tidak berulah lagi.

Kepala Bapas Kelas I Cirebon, Nuridin, mengatakan, upaya tersebut di antaranya meningkatkan fungsi pengawasan.

Bahkan, pengawasan itu melibatkan aparat setempat dari mulai tingkat RT, RW, dan perangkat desa.

"Jadi, kami melibatkan peran serta masyarakat juga untuk mengawasi klien asimilasi ini," ujar Nuridin saat ditemui di Bapas Kelas I Cirebon, Jalan Wahidin, Kota Cirebon, Rabu (27/5/2020).

Ia mengatakan, para klien yang mengikuti program asimilasi itu tengah dinilai oleh jajarannya.

Penilaian itu nantinya menjadi patokan apakah klien asimilasi tersebut dapat diajukan untuk pembebasan bersyarat (PB) atau tidak.

Bahkan, jika ada klien asimilasi yang dianggap meresahkan lingkungannya maka masyarakat sekitar juga bisa melaporkan langsung ke Bapas Kelas I Cirebon.

Jika PSBB Tak Diperpanjang, Mal-mal di Bandung Akan Buka Serentak 30 Mei, Terapkan Protokol Covid-19

Sekolah Mau Dibuka Kembali, Sejumlah Orang Tua Siswa Menolak, Ragukan Protokol Kesehatan di Sekolah

BST Kemensos Tahap Dua Dijamin Cair Juni 2020, Masyarakat Terdampak Covid-19 di Indramayu Siap-siap

"Artinya, para klien asimilasi ini benar-benar dinilai perilaku keseharian di tempat tinggalnya," kata Nuridin.

Menurut dia, di masa pandemi Covid-19 para klien juga diharuskan mengikuti bimbingan secara online melalui telepon, videocall, ataupun pesan WhatsApp.

Bimbingan tersebut dilakukan secara rutin selama para klien tersebut mengikuti program asimilasi.

Saat ini, Bapas Kelas I Cirebon sendiri tengah membina 550 klien asimilasi yang tersebar di Wilayah III Cirebon.

"Biasanya mereka mengikuti bimbingan langsung di kantor Bapas, tapi pandemi ini bimbingannya online," ujar Nuridin.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved