Breaking News:

2 Toko Busana di Indramayu Langgar PSBB

Dua Toko Baju di Indramayu Ini Langgar PSBB karena Buat Kerumunan, Terancam Ditutup Paksa

Kedua perusahaan itu adalah Toserba Yogya Indramayu dan Ria Busana Indramayu yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Petugas gabungan saat melakukan penggerebekan di Toserba Yogya Indramayu dan Ria Busana Indramayu, Minggu (17/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kedua pusat perbelanjaan pakaian di Kabupaten Indramayu yang membandel tetap buka disaat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan langsung dilaporkan kepada Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat.

Kedua perusahaan itu adalah Toserba Yogya Indramayu dan Ria Busana Indramayu yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Indramayu.

Kelabui Petugas Saat PSBB, Memasukan Pembeli Lewat Pintu Samping, Toko Baju di Indramayu Ditutup

Perampokan Rumah Mewah di Kuningan, Berjumlah 20 Orang Bersamurai Menyekap 6 Orang

Kepala Bidang Penegakan Perda Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebaran Kabupaten Indramayu, Kamsari Sabarudin mengatakan, meski sudah diberi surat peringatan pertama, namun tidak menutup kemungkinan akan ada tindakan tegas berupa penutupan paksa yang bakal diberikan kepada dua perusahaan tersebut.

"Ini peringatan pertama, tapi tidak menutup kemungkinan sekalipun pertama jika ini penting menurut kebijakan pimpinan harus tutup akan kami tutup," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (17/5/2020).

Kamsari Sabarudin mengatakan, peringatan tegas ini tidak hanya berlaku bagi Toserba Yogya Indramayu dan Ria Busana Indramayu, jika ditemukan tempat lainnya yang masih membandel juga akan diberikan tindakan tegas.

Hal ini sejalan dengan tujuan dari PSBB itu sendiri yaitu untuk membatasi pergerakan manusia.

ZODIAK Besok, Senin 18 Mei 2020: Taurus Dalam Suasana Romantis, Aquarius Jangan Jadi Jahat

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia, Minggu 17 Mei 2020: Bertambah 486 Kasus Baru, Total 17.514 Kasus

Kendati demikian, realita di lapangan kedua perusahaan tersebut justru melanggar dan membuat perumunan dalam skala besar padahal PSBB sudah dilaksanaan selama 12 hari lamanya.

"Keputusan kembali ke pimpinan, apakah akan langsung ditutup paksa atau tidak, yang jelas (surat peringatan pertama) ini sebagai dasar pengambilan keputusan pimpinan," ujarnya.

Kelabui Petugas Saat PSBB

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved