Breaking News:

Desa Dadap Tolak Bansos Pemprov Jabar

Ketua RT di Desa Dadap Indramayu Ngaku Sering Diprotes Warga Karena Bantuan Tidak Tepat Sasaran

Padahal disebutkan Endi, dirinya sudah sering memperbaharui data penerima layak di wilayahnya.

handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Endi Ketua RT 2 RW 4 Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Rabu (29/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sejumlah Ketua RT di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu tidak ingin mengambil risiko dengan menerima bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat jika penerimanya masih belum jelas.

Hal tersebut disampaikan Endi Ketua RT 2 RW 4 Desa Dadap kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di kediamannya, Rabu (29/4/2020).

Ini Alasan Kades Dadap Indramayu Tolak Bansos Pemprov Jabar, Nama Penerima Bantuan Belum Jelas

BREAKING NEWS Desa Dadap Indramayu Tolak Bansos Pemprov Jabar, Karena Jumlah Penerima Sedikit

Endi mengaku sempat trauma dengan bantuan dari pemerintah sebelumnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) yang tidak tepat sasaran dalam penyalurannya.

"Banyak masyarakat yang istilahnya punya gelang besar, antingnya besar tapi malah dapat bantuan, sedangkan warga jompo yang tinggal sebatangkara tidak dapat," ujar dia.

Padahal disebutkan Endi, dirinya sudah sering memperbaharui data penerima layak di wilayahnya.

Hanya saja, data yang keluar untuk mendapat bantuan selalu sama dengan data lama atau seperti tidak ada yang berubah.

"Namanya juga kehidupan kan siapa tau yang dulunya miskin sekarang jadi kaya, inginnya yang sudah kaya tidak usah lagi dapat bantuan," ujarnya.

 

Imbasnya, masyarakat menilai pemerintah desa berlaku tidak adil dalam menentukan penerima bantuan yang berujung pada polemik di masyarakat karena adanya kecemburuan sosial.

Berbuka Puasa dengan Kurma, Inilah 15 Manfaat Buah Kurma Bagi Kesehatan, Cegah Penyakit Jantung

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 260 Kasus Baru, Total 9.771, Pasien Sembuh 1.391

Hal ini yang membuatnya kerap menjadi sasaran warga.

Halaman
1234
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved