Breaking News:

Internasional

Raja Salman Sedih Melihat Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19, Tak Bisa Sholat Tarawih di Masjid

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Ramadhan tahun ini seluruh umat muslim harus berpuasa di tengah kondisi pandemi covid-19.

Editor: Mumu Mujahidin
ISTIMEWA
Aki Uhi Idris Samri (90) asal Cianjur, disambut petugas Kerajaan Arab Saudi saat tiba di tanah suci untuk beribadah haji atas undangan Raja Salman. 

Namun demikian, tradisi sedang dilakukan di seluruh dunia untuk menandai dimulainya perayaan.

Umat muslim yang taat melakukan puasa atau menahan diri dari makan dan minum dari fajar hingga senja selama Ramadhan dan berkumpul dengan keluarga untuk berbuka puasa di malam hari.

Ramadhan juga merupakan bulan doa di mana umat Islam secara tradisional berkumpul dalam jumlah besar di masjid-masjid, terutama di malam hari.

Tetapi karena Coronavirus, hampir semua negara mayoritas Muslim telah menutup masjid dan meminta orang untuk salat di rumah selain memberlakukan jam malam untuk membatasi penyebaran virus yang mematikan itu.

Area Mataf Masjidil Haram dibuka kembali setelah sempat ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi. Upaya itu dilakukan demi mencegah mewabahnya virus corona.
Area Mataf Masjidil Haram dibuka kembali setelah sempat ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi. Upaya itu dilakukan demi mencegah mewabahnya virus corona. (Abdel Ghani BASHIR / AFP)

Perang di Yaman

Di Yaman, delegasi Komite Palang Merah Internasional di Sanaa mencatat bahwa Ramadhan datang ketika negara itu berjuang dengan perang dan penderitaan.

"Orang-orang di seluruh Yaman akan menandai bulan suci Islam tahun ini di tengah-tengah konflik yang sedang berlangsung, penyakit musiman, banjir dan kenaikan harga, di sebuah negara di mana situasi ekonomi tidak memungkinkan dua pertiga populasi mengakses atau membeli makanan yang cukup," kata ICRC, dalam sebuah pernyataan.

Utusan Khusus PBB untuk Yaman menyerukan penghentian permusuhan dalam perang yang telah menewaskan puluhan ribu warga sipil.

"Kepada para pihak yang terlibat konflik, saya katakan: dibimbing oleh semangat bulan Suci dan mengakhiri penderitaan rakyat Anda," kata Martin Griffiths.

"Letakkan lengan. Bebaskan semua yang kehilangan kebebasan karena konflik.

Tips Sehat Puasa Ramadhan untuk Penderita Asam Urat Tinggi, Hindari 4 Makanan Ini Saat Sahur & Buka

ZODIAK CINTA Besok, Senin 27 April 2020: Leo Perasaan Cintanya Mulai Terkikis, Virgo Dapat Kejutan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved