Breaking News:

Info Kesehatan

Anda Ingin Menurunkan Berat Badan? Yuk Coba Lakukan Diet Karbohidrat, Begini Panduannya

Mengurangi makan nasi kerap dijadikan senjata ampuh oleh banyak orang untuk mencapai tujuan pengurangan berat badan dan cegah diabetes

Shutterstock
Ilustrasi Nasi Putih 

Oleh karena serat membutuhkan waktu lebih lama untuk diproses, maka gula akan dilepaskan secara perlahan-lahan sehingga kadar gula darah menjadi lebih stabil.

Tak hanya biji-bijian, nasi putih pun bisa diganti dengan nasi merah atau nasi coklat.

Meski nasi merah dan nasi putih sebenarnya berasal dari biji yang sama, tetapi beras putih diproses dengan penggilingan yang menghilangkan lapisan dedak/kulit padi dan benihnya.

Sementara pada beras merah, lapisan dedak ini tetap ada sehingga bisa menjadikannya terasa lebih keras setelah dimasak, tetapi lebih bernutrisi.

Proses pemurnian inilah yang mengakibatkan beras putih memiliki indeks glikemik yang lebih tinggi dibandingkan beras merah.

Indeks glikemik menunjukkan seberapa cepat makanan tertentu meningkatkan kadar glukosa di dalam darah.

Inilah sebabnya konsumsi nasi putih lebih cepat memicu naiknya kadar gula darah setelah makan.

Pemrosesan ini juga mengakibatkan hilangnya sejumlah vitamin, mineral, magnesium, dan serat yang dapat menurunkan risiko diabetes.

Melengkapi Diet Tanpa Nasi
Selain mengganti nasi putih dengan biji-bijian utuh, diet tanpa nasi juga harus didukung dengan pola makan yang sehat.

Diabetes tipe 2 berhubungan erat dengan kelebihan berat badan, sehingga sangat penting untuk menjaga pola makan secara keseluruhan.

Ditambah lagi, konsumsi terlalu banyak nasi putih dan sumber karbohidrat lain yang memiliki indeks glikemik tinggi, seperti roti putih atau kentang putih, tidak hanya meningkatkan risiko terkena diabetes, tetapi juga penyakit-penyakit lain, seperti sakit jantung dan stroke.

Di samping diet tanpa nasi, lengkapi menu harian Anda dengan sumber-sumber makanan berikut:

-Kacang-kacangan.

 Sering Alami Kram Perut dan Pusing Saat Haid? Begini Cara Ampuh Untuk Menyembuhkannya

-Makanan sumber vitamin C, seperti tomat, stroberi, dan Mengonsumsi cukup vitamin C diduga mampu mengurangi kadar gula darah puasa dan reaksi peradangan.

-Ikan yang mengandung asam lemak omega-3, seperti salmon.

-Sayur-sayuran hijau, karena kaya akan nutrisi dan antioksidan namun rendah kalori dan karbohidrat. (Tribuncirebon.com/Mutiara Erlanti)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved