Breaking News:

Virus Corona

Warga Kuningan yang Dirawat di Ruang Isolasi RSUD Indramayu Masuk Kategori Pengawasan Virus Corona

Uji laboratorium ini guna menentukan status lanjutan pasien apakah positif terjangkit virus corona (Covid-19) atau tidak.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/ Handhika Rahman
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Rabu (11/3/2020). 

Kendati demikian, diakui Deden Bonni Koswara, pihaknya belum mengetahui data pasti pasien, seperti apakah ada riwayat berpergian ke luar negeri dan lain sebagainya.

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Kuningan untuk informasi lebih lanjut tentang pasien tersebut.

"Riwayat ke luar negerinya masih wewenang Dinkes Kuningan ya, karena itu pasien dari Kuningan tapi kami akan koordinasi dulu dengan Dinkes Kuningan, tadi saya kontak kepala dinasnya belum diangkat-angkat," ujar dia.

Deden Bonni Koswara juga menyarankan masyarakat tidak perlu panik dengan adanya pasien tersebut.

Masyarakat diminta untuk selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari.

Pasien di Ruang Isolasi Bertambah Satu

Pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUD Indramayu bertambah satu orang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara kepada Tribuncirebon.com saat giat bersih-bersih di komplek Islamic Centre Indramayu (Syekh Abdul Manan), Minggu (15/3/2020).

Deden Bonni Koswara mengatakan, pasien terbaru itu merupakan pasien rujukan yang merupakan warga Kabupaten Kuningan.

"Yang ditampung sekarang 2 orang, yang kemarin PDP yang kondisinya sudah membaik dan ini satu yang baru," ujar dia.

Dijelaskan Deden Bonni Koswara, pasien tersebut baru tiba pada malam hari tadi.

Ia sebelumnya dirujuk ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon.

Namun, karena ruang isolasi di rumah sakit setempat penuh, pasien itu pun akhirnya dirujuk ke RSUD Indramayu.

Pemerintah Nyatakan Wabah Corona sebagai Bencana Nasional, Tapi Tidak Akan Melakukan Lockdown

Ada Pasien Positif Corona di Cirebon, Plt Bupati Indramayu Imbau Masyarakat Tak Panik

"Karena ruang isolasi di Gunung Jati penuh makanya disarankan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jabar untuk ditampung di RSUD Indramayu," ucapnya.

Dalam hal ini pihaknya meyampaikan masyarakat tidak perlu panik terkait adanya pasien tersebut.

Deden Bonni Koswara juga menyarankan masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat sebagai upaya pencegahan dini virus corona atau Covid-19.

Masyarakat juga diminta untuk membatasi diri dengan tidak banyak melakukan aktivitas di tempat-tempat keramaian.

Masyarakat Tidak Usah Panik

Adanya satu orang positif virus corona atau Covid-19 di Cirebon disikapi serius oleh Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat.

Taufik Hidayat meminta, masyarakat tidak perlu panik namun tetap menjaga kewaspadaan.

Untuk sementara waktu masyarakat diimbau untuk tidak dahulu berpergian ke Cirebon jika tidak ada kepentingan yang mendesak.

WASPADA Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 15-16 Maret 2020, Hujan Lebat di Jabar dan Jabodetabek

ZODIAK Besok, Senin 16 Maret 2020: Pisces Mungkin Akan Piknik besok, Virgo Harus Melatih Otot & Otak

"Kita mengimbau ke masyarakat kita untuk sementara jika tidak ada hal-hal yang tidak terlalu penting tidak perlu kita datang ke cirebon dulu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di sela-sela kegiatan bersih-bersih di komplek Islamic Centre Indramayu (Syekh Abdul Manan), Minggu (15/3/2020).

Ditegaskan Taufik Hidayat, dalam hal ini pemerintah tidak melarang masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved