Selasa, 28 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pilkada Indramayu 2020

Ketua DPC DPIP Indramayu Beri Clue Nama Pasangan Calon yang Bakal Diusung Dalam Pilkada Indramayu

Kendati demikian dirinya enggan menyebut secara pasti siapa pasangan calon bupati dan wakil bupati yang bakal didaftarkan tersebut.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ketua DPC DPI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Sirojudin, Senin (9/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Ketua DPC PDI Perjuangan, Sirojudin memberi petunjuk siapa nama bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan didaftarkan Partai Koalisi Perubahan Indramayu ke KPU.

"Saya kasih clue, perempuan laki-laki, atau laki-laki perempuan, bisa juga laki-laki semua, atau dua duanya perempuan semua," ujar dia kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Senin (9/3/2020).

Kendati demikian dirinya enggan menyebut secara pasti siapa pasangan calon bupati dan wakil bupati yang bakal didaftarkan tersebut.

"Masih terlalu dini kalau saya sampaikan, mudah-mudahan dalam waktu dekat dalam minggu ini kita (Koalisi Perubahan Indramayu) akan gelar konferensi pers," ujarnya.

Ada 9 nama kandidat yang tersisa setelah pengunduran diri yang dilakukan oleh bakal calon dari PDI Perjuangan Suwarto.

Mereka adalah Muhammad Sholihin (PKB), Rasta Wiguna (PKB), Juhadi Muhammad (PKB), Ali Wardana (PKB), Eddy Masyhudi (PDI Perjuangan), Nina Agustin Da'i Bachtiar (PDI Perjuangan), Ratnawati (Demokrat), Taryadi (Demokrat), dan Bhisma Panji Dhewanthara (PKS).

Dari sembilan nama itu akan dikerucutkan menjadi dua nama atau pasangan calon yang akan didaftarkan ke KPU Indramayu sebagai perwakilan pasangan calon bupati dan wakil bupati dari Partai Koalisi Perubahan Indramayu.

Buaya Ini Dianggap Kembaran Anaknya, Diberi Nama Ainun, Datang dan Pergi Seteleh Melepas Rindu

Komnas Perempuan Catat Ada 431.471 Korban Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia Sepanjang 2019

Partai Koalisi Perubahan Indramayu ini terdiri dari PKB, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, PKS, Partai Hanura, dan Partai Nasdem.

Sementara itu di tengah-tengah masyarakat nama-nama seperti Nina Agustin Da'i Bachtiar, Juhadi Muhammad, Ali Wardana sekarang ini menjadi perbincangan hangat.

Mereka digadang-gadang bakal menjadi nama yang untuk bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di Kabupaten Indramayu.

Sirojudin pun tak menampik isu-isu yang beredar di masyarakat tersebut.

Disampaikan dia, pihaknya juga mengaku sudah menguji coba dengan membongkar pasang nama-nama dari total kandidat yang ada.

13 Orang Lagi Dinyatakan Positif, Jumlah Pasien Terpapar Virus Corona di Indonesia Jadi 19 Orang

Bule Cantik Asal Cekoslovakia Menikah dengan Pemuda Asal Aceh Singkil, Begini Kisah Cinta Mereka

Hasilnya beberapa nama pasangan memiliki elektabilitas cukup tinggi di masyarakat.

Dirinya yakin, pasangan nama calon bupati dan wakil bupati ini dapat mengimbangi bahkan melebihi elektabilitas yang dimiliki oleh incumbent.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk bersabar menunggu pengumuman.

"Mohon maaf karena ini teknis saya belum bisa sampaikan siapa," ujarnya.

Golkar Tak Akan Berkoalisi

Partai Golkar menyatakan kesiapannya dalam menyongsong Pilkada Indramayu 2020.

Kesiapan itu disampaikan Ketua DPP Partai Golkar, Dave Fikarno Laksono kepada Tribuncirebon.com saat ditemui di sela-sela masa resesnya di Kabupaten Indramayu, Minggu (8/3/3020).

Dave Fikarno Laksono mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggodok nama-nama yang bakal diusung sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati.

"Tapi khusus untuk Indramayu ini ada yang menjadi perhatian khusus, karena Golkar satu-satunya partai yang memiliki tiket tidak seperti partai-partai lain yang harus berkoalisi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Oleh karena itu, dalam Pilkada Indramayu nanti pihaknya ingin pasangan calon bupati dan wakil bupati Indramayu harus dari kader yang masuk ke dalam radar penjaringan yang digelar oleh Partai berlogo pohon beringin.

Ia juga menegaskan Partai Golkar tidak akan membentuk koalisi dengan partai manapun dan memilih akan memperkuat kader-kader yang sudah terjaring.

Seperti diketahui, ada sebanyak 17 nama bakal calon yang terjaring oleh Partai Golkar.

Kendati demikian Dave Fikarno Laksono enggan menyebut detail siapa nama yang berpeluang besar maju dalam Pilkada Indramayu 2020 nanti.

 Yuni Shara Blak-blakan Ungkap Alasan Tak Menikah Lagi Setelah 2 Kali Gagal dan Bercerai

 VIRAL Pasangan Pengantin Baru Ini Bulan Madu Keliling Jawa hingga ke Bali Pakai Sepeda Motor

Hal ini dikarenakan hingga saat ini proses survei masih terus berlangsung guna menentukan pasangan nama yang berpeluang paling besar untuk menang.

"Ada banyak yang berpeluang salah satunya Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat tapi ada banyak nama juga dari DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Daerah, ada juga kader dari luar, kita tampung dulu semuanya," ujar dia.

Dari sejumlah nama itu akan dilempar ke masyarakat dan masyarakatlah yang akan memilih siapa yang bakal diusung berdasarkan hasil survey.

Disebutkan Dave Fikarno Laksono, nama yang memperoleh hasil survey dengan tingkatan stabil dan terus meningkat adalah yang kelak bakal direkomendasi.

Rekomendasi itu akan diumumkan nanti pada saat menjelang dibukanya pendaftaran pasangan calon pada 16 Juni - 18 Juni 2020 mendatang.

 ZODIAK CINTA Besok Senin 9 Maret 2020: Aries Ada Jarak dengan Doi, Gemini Jangan Ragu Lagi!

 Bertahun-tahun Tak Bertemu Setelah Putus, Yuni Shara Heran Raffi Ahmad Panggil dengan Sebutan Ini

Selain itu, nama tersebut juga mesti seseorang yang memenuhi syarat PDLT atau prestasi, dedikasi, loyal serta tidak cacat hukum.

"Kalau ada nama yang mendaftar ke sana ke sini, padahal Golkar sudah jelas sudah punya tiket itu akan jadi pertimbangan, ya sudah saja mending tidak usah," ujar dia. 

Independen Lolos

Sementara pasangan bakalan calon independen atau persorangan Toto Sucartono - Deis Handika semakin mantap mengikuti kontestasi Pilkada Indramayu 2020.

Hal tersebut dikarenakan jumlah lampiran dukungan dan salinan E KTP masyarakat bakal calon independen ini melampaui jumlah minimal yang disyaratkan oleh KPU Kabupaten Indramayu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Toto Sucartono - Deis Handika diantar ribuan pendukung saat menyerahkan bukti dukungan sebanyak 127.123 salinan E KTP ke KPU Kabupaten Indramayu pada Jumat (21/2/2020) kemarin.

 Koalisi Perubahan untuk Rakyat di Pilkada Indramayu 2020 Terancam Pecah Gerindra Belum Tentukan Arah

 Bakal Calon Bupati Ini Bentuk Kekuatan untuk Menangkan Pilkada Indramayu 2020, Tularkan Etos Kerja

Dari jumlah tersebut, sebanyak 126.492 dokumen yang dilampirkan sudah memenuhi kriteria, sedangkan 599 di antaranya tidak memenuhi kriteria.

Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni mengatakan, meski memenuhi batas minimal yang ditentukan yakni 87.959 dukungan suara masyarakat dan tersebar di lebih 16 Kecamatan di Indramayu.

Namun, pasangan independen itu mesti melalui dua tahap verifikasi lagi untuk benar-benar ditetapkan sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indramayu.

"Hasilnya sudah kita terima dan memenuhi syarat perhitungan, tapi masih ada dua tahapan lagi, yaitu tahapan verikasi administrasi dan berifikasi faktual," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (23/2/2020).

Adapun untuk tahap verifikasi administrasi rencananya akan dilakukan KPU Kabupaten Indramayu mulai tanggal 27 Februari 2020 mendatang hingga satu minggu kedepan.

 Berpuasa Dipercaya dapat Menghindari Berbagai Macam Penyakit, Berikut Niat Puasa Senin-Kamis

 Lowongan Kerja BUMN PT Pelindo 4, Penempatan Indonesia Timur, Cek Persyaratannya dan Segera Daftar

"Verifikasi administrasi tanggal 27 mulai, kemarin baru hitung jumlah dukungan saja," ucapnya.

Sedangkan untuk tahap verifikasi faktuao akan dimulai pada akhir bulan Maret atau awal April 2020 mendatang.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved