Pilkada Indramayu 2020
Bakal Calon Bupati Ini Bentuk Kekuatan untuk Menangkan Pilkada Indramayu 2020, Tularkan Etos Kerja
Kuswanto berkomitmen ingin maju dalam Pilkada Indramayu 2020 demi perubahan yang lebih baik.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Menjelang Pilkada Indramayu, sejumlah bakal calon sudah mulai membentuk kekuatan demi menangkan pertarungan dalam Pilkada Serentak 23 September 2020 mendatang.
Salah satunya yang dilakukan oleh Kuswanto.
Bakal calon yang mendaftar di Partai Gerindra, Partai Golkar, dan Partai Demokrat itu melakukan silaturahmi dengan sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu di salah satu hotel di Kabupaten Indramayu, Minggu (23/2/2020).
Kuswanto berkomitmen ingin maju dalam Pilkada Indramayu 2020 demi perubahan yang lebih baik.
"Kalau pemerintahan yang sekarang belum begitu baik," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
Dirinya menegaskan, masih banyak sejumlah pekerjaan rumah yang mesti dibenahi di Kabupaten Indramayu, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Dalam hal ini pria yang berlatar belakang pernah menjadi anggota polisi, pengusaha, serta anggota DPRD Kabupaten Indramayu itu ingin menularkan etos kerjanya dalam membangun Kabupaten Indramayu.
Etos kerja itu, yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan berakhlak.
• DPC PDIP Indramayu Masih Tunggu Rekomendasi DPP untuk Pilkada Indramayu 2020, Bisa 3 Atau 23 Maret
• Partai Golkar Bakal Survei Nama Bakal Calon Bupati & Wabup di Pilkada Indramayu 2020, Ini Tujuannya
"Sepintar apapun, tanpa berakhlak tidak akan jalan," ucapnya.
Sementara itu, koordinator tim sukses Kuswanto, Harris Solihin mengatakan, Kuswanto merupakan sosok yang tepat memimpin Kabupaten Indramayu.
Terlebih dirinya berpendapat, Kuswanto adalah orang yang sangat paham terkait kondisi Kabupaten Indramayu sekarang ini.
"APBD Indramayu ini kalau dikelola dengan baik begitu besar, salah satu programnya Pak Kuswanto ingin ada sosialisasi kampanye sekolah gratis," ujar dia.
"Pak Kuswanto ingin pendidikan gratis hingga SMA, tapi kalau kewajiban minimalnya sekolah dasar, kalau SMA harus dikomunikasikan dengan provinsi tapi kita ingin upayakan APBD bisa menyentuh ke sana," lanjut Harris Solihin.