Razia ODOL di Tol Palikanci

Sujono Pasrah Truk Yang Dikemudikannya Terjaring Razia ODOL di KM 208 Tol Palikanci Cirebon

Wajah Sujono (55) tampak pasrah saat petugas menempelkan stiker merah di bagian depan truknya

Sujono Pasrah Truk Yang Dikemudikannya Terjaring Razia ODOL di KM 208 Tol Palikanci Cirebon
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Petugas saat memasang stiker khusus sebagai tanda kelebihan muatan di truk yang terjaring razia ODOL di Rest Area KM 2018 Tol Palikanci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (26/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Wajah Sujono (55) tampak pasrah saat petugas menempelkan stiker merah di bagian depan truk berpelat nomor E 9213 HD yang dikemudikannya, Rabu (26/2/2020).

//

Stiker itu bertuliskan "Kendaraan Ini Over Load Operasi Gabungan Area Palikanci Tanggal 26 - 2 - 2020 No. Pol E 9213 HD."

Ya, truk yang mengangkut batubara dari Pelabuhan Cirebon itu dipasang stiker tersebut usai terjaring razia over dimension and over load (ODOL).

Zodiak Cinta Besok, Kamis 27 Februari 2020: Capricorn Butuh Keintiman, Cancer Ingat Masa Lalu

Operasi gabungan itu digelar petugas dari Jasa Marga, Dinas Perhubungan, dan kepolisian di Rest Area KM 2018 Tol Palimanan - Kanci (Palikanci), Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

Truk yang dikemudikan Sujono sendiri terjaring razia karena muatannya dinyatakan melebihi batas maksimal yang telah ditentukan.

Kepala Manajemen Lalulintas Area 2 Seksi Semarang - Cirebon Jasa Marga Transjawa Toll, Agus Hartoyo, saat mengecek kondisi ban kendaraan besar dalam razia ODOL di Rest Area KM 208 Tol Palimanan - Kanci (Palikanci), Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (26/2/2020).
Kepala Manajemen Lalulintas Area 2 Seksi Semarang - Cirebon Jasa Marga Transjawa Toll, Agus Hartoyo, saat mengecek kondisi ban kendaraan besar dalam razia ODOL di Rest Area KM 208 Tol Palimanan - Kanci (Palikanci), Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Rabu (26/2/2020). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

"Saya enggak tahu-menahu soal jumlah muatan, karena tugas saya hanya mengemudi," ujar Sujono.

Ia mengatakan, perihal muatan itu sepenuhnya merupakan kebijakan dari pemilik truk atau perusahaan.

Tugas Sujono hanya mengemudikan truk tersebut ke kota tujuan yang telah ditentukan.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved