Banjir di Karawang

10.000 Lebih Rumah di Karawang Terendam Banjir, Bupati Cellica Tetapkan Status Tanggap Darurat

BPBD Provinsi Jawa Barat sudah mengirimkan mobil dapur umum lapangan beserta personelnya, juga mengirimkan bantuan logistik

Istimewa/Polres Subang
Anggota Polres Subang mengevakuasi warga terdampak banjir, Selasa (25/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun, M Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG -  Banjir melanda 14 kecamatan di Kabupaten Karawang sampai Rabu (26/2). Akibatnya, sebanyai 10.529 unit rumah terendam, sebanyak 11.212 keluarga atau 32.961 jiwa terdampak, dan 3.111 keluarga atau 9.514 jiwa mengungsi.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu mengatakan banjir terjadi awalnya pada Minggu (23/2) dan kian meluas sampai berdampak di 14 kecamatan.

"Kejadian ini diakibatkan oleh hujan intensitas tinggi dan adanya luapan Sungai Cidawolong," kata Budi melalui ponsel, Rabu (26/2).

Di Kecamatan Kutawaluya sebanyak 142 unit rumah terendam dengan ketinggan air sampai 120 cm dan berdampak pada 163 keluarga atau 602 jiwa. Di Kecamatan Jayakerta banjir ketinggian 60 cm merendam 439 unit rumah yang dihuni 385 keluarga atau 1.328 jiwa.

Di Kecamatan Cilebar sebanyak 1.045 unit rumah milik 1.151 KK atau 3.444 jiwa terendam dengan ketinggian muka air 100 cm, akibatnya 200 jiwa mengunggsi.

Di Kecamatan Telukjambe Barat sebanyak 450 unit rumah terendam dan 470 KK/1.361 jiwa terdampak banjir setinggi 90 cm. Di Kecamatan Rengasdengklok sebanyak 6.367 unit rumah terendam dengan jumlah 6.905 KK atau 20.826 jiwa. Pengungsi mencapai 3.111 KK atau 9.204 jiwa.

Seorang Ayah di Surabaya Bantu Putrinya Aborsi, Seorang Ibu di Yogyakarta Juga Lakukan Hal Serupa

6 Anak Jadi Yatim Piatu, Ayah Meninggal saat Jenazah Ibu Sedang Dimandikan, Si Bungsu Usia 1 Bulan

Kapolres Majalengka: Kalau Lihat Hewan yang Bentuknya Tidak Anda Ketahui, Segera Lapor Petugas!

Di Kecamatan Tegalwaru 4 unit rumah terendam, di Kecamatan Pangkalan 90 unit rumah yang dihuni 95 KK atau 353 jiwa terendam. Di Kecamatan Ciampel sebanyak 30 unit rumah terendam, di Kecamatan Karawang Timur 18 unit rumah terendam, di Kecamatan Pedes 267 unit rumah terendam, dan di Kecamatan Karawang Barat 101 unit rumah terendam.

Di Kecamatan Cikampek sebanyak 1.325 unit rumah yang dihuni 1.325 KK atau 3.025 jiwa terendam, di Kecamatan Telukjambe Timur 9 unit rumah terendam, dan di Kecamatan Cimalaya Wetan 242 unit rumah terendam. Total di Kabupaten Karawang 10.529 unit rumah terendam, terdampak sebanyak 11.212 KK atau 32.961 jiwa, dan pengungsi 3.111 KK atau 9.514 jiwa.

"BPBD Provinsi Jawa Barat sudah mengirimkan mobil dapur umum lapangan beserta personelnya, juga mengirimkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, lauk pauk, tambahan gizi, sembako, selimut, dan matras," kata Budi.

Halaman
1234
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved