Pergerakan Tanah di Majalengka

Pemilik Pemilik di Mekarmulya Yang Terdampak Pergerakan Tanah Ingin Segera Direlokasi ke Tempat Aman

beberapa waktu lalu saat peristiwa pergerakan tanah terjadi pertama kali, Pemerintah Daerah ingin merelokasi para warga yang rumahnya terdampak.

Pemilik Pemilik di Mekarmulya Yang Terdampak Pergerakan Tanah Ingin Segera Direlokasi ke Tempat Aman
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Kondisi rumah yang mengalami retak-retak akibat pergerakan tanah di Desa Mekarmulya, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Para pemilik rumah yang terdampak pergerakan tanah di Desa Mekarmulya, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka ingin segera direlokasi.

Pasalnya, rumah yang mereka tempati kini berpotensi makin parah bahkan ambruk akibat peristiwa pergerakan tanah.

Salah seorang warga di Blok Senin, Imoh (52) mengatakan dirinya ingin direlokasi ke tempat yang lebih aman lantaran khawatir rumahnya ambruk usai pergerakan tanah.

Rumahnya yang berada di RT 02/01 itu, salah satu rumah yang tergolong parah akibat peristiwa tersebut.

Setidaknya, lantai dan dinding rumahnya mengalami keretakan sedalam 15 sentimeter hingga 25 sentimeter.

"Ya ingin direlokasi mah, saya di sini tinggal sama anak merasa khawatir takut rumah kita makin marah. Apalagi kalau malam saya terpaksa begadang nungguin rumah," ujar Imoh kepada Tribuncirebon.com, Rabu (26/2/2020).

Imoh mengungkapkan, beberapa waktu lalu saat peristiwa pergerakan tanah terjadi pertama kali, Pemerintah Daerah ingin merelokasi para warga yang rumahnya terdampak.

Budi & Salsa, Kakak Beradik Penyandang Disabilitas di Kuningan Bakal Segera Dapat Bantuan dari Desa

Kapolres Majalengka: Kalau Lihat Hewan yang Bentuknya Tidak Anda Ketahui, Segera Lapor Petugas!

Cinta Ditolak, Agus Coba Rudapaksa Gadis Tetangga, Berharap Si Cewek Hamil, Nanti Menikah Dengannya

Namun, hingga kini keinginan tersebut hanya sebatas wacana.

"Dulu pernah waktu kejadian pergerakan tanah pertama kali, kalau tidak salah tahun 2017 Pemerintah ingin merelokasikan kami, tapi hingga kini tidak ada kelanjutannya," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved