Fakta-fakta Pemuda Maluku Tewas Dikeroyok di Surabaya, Massa Ngamuk Rusak Diskotek Pentagon
Kasus pengeroyokan 4 pemuda Maluku (salah satunya tewas) di Diskotik Pentagon, Surabaya berbuntut panjang.
Tak terima empat pemuda Maluku yang jadi korban pengeroyokan, ratusan anggota organisasi Maluku Satu Rasa mendatangi Mapolsek Tegalsari,Kamis (6/2/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.
Mereka mendatangi Mapolsek Tegalsari lantaran mendesak kepolisian agar cepat mengejar para pelaku yang mengeroyok empat pemuda Maluku tersebut.
Marsekan Ibrahim Lating, mengatakan jika pihaknya hanya ingin memastikan jika proses hukum terhadap para pelaku pengeroyokan itu benar-benar ditangani secara profesional.
"Kami kesini (polsek Tegalsari) meminta kepada kepolisian agar cepat mengejar para pelaku pengeroyokan terhadap adik-adik kami. Satu orang luka parah pada kepala dan mengalami koma akibat pengeroyokan tersebut," kata Lating saat ditemui di Mapolsek Tegalsari Surabaya, Kamis (6/2/2020).
• Remaja 13 Tahun di Padang Pariaman Dijajakan Rp 200 Ribu/2 Jam, Korban Dibawa Keliling Naik Mobil
Ratusan massa itu kemudian bergeser ke diskotik Pentagon Surabaya setelah mendatangi polsek Tegalsari yang letaknya tak jauh, Kamis (6/2/2020) sekitar pukul 21.22 WIB.
"Kami mau kesini minta pertanggungjawaban dari dia (Pentagon) karena adik kami sampai koma. Mau tidak mau pemicunya sudah dari dalam," kata salah seorang anggota Maluku Satu Rasa.
3. Glenn Putiray Meninggal

Setelah dirawat empat hari, Glenn Puttiray akhirnya meninggal dunia pada Minggu (9/2/2020).
Dokter menyebut Glenn alami koma dan terdapat luka dalam tempurung kepala sebelah kirinya usai hantaman benda tumpul, seperti yang disaksikan teman korban saat kejadian.
Pasca meninggalnya pemuda Maluku tersebut, organisasi Maluku Satu Rasa mengambil sikap.
• Irfan Bachdim Didepak Bali United, Suami Jennifer Bachdim Kini Merapat Ke PSS Sleman
Mereka berencana akan mendatangi Mapolrestabes Surabaya, Senin (10/2/2020) siang untuk menuntut kasus pengeroyokan terhadap Glenn dan tiga temannya segera diusut.
"Kami akan datangi Polrestabes Surabaya nanti (siang ini)," kata David Sinay, Ketua Maluku Satu Rasa Jawa Timur, saat dikonfirmasi Surya.co.id, Senin (10/2/2020).
4. Massa datangi Mapolrestabes Surabaya
massa dari Maluku Satu Rasa (M1R) mengancam akan membakar pengeroyok pemuda Maluku jika polisi tak bergerak menangkap pelaku.
Ancaman secara terang-terangan itu disampaikan massa M1R saat menggelar aksi solidaritas di Mapolrestabes Surabaya, Senin (10/2/2020) siang.