Fakta-fakta Pemuda Maluku Tewas Dikeroyok di Surabaya, Massa Ngamuk Rusak Diskotek Pentagon
Kasus pengeroyokan 4 pemuda Maluku (salah satunya tewas) di Diskotik Pentagon, Surabaya berbuntut panjang.
TRIBUNCIREBON.COM- Kasus pengeroyokan 4 pemuda Maluku (salah satunya tewas) di Diskotek Pentagon, Surabaya berbuntut panjang.
Pengeroyokan berujung maut ini membuat massa dari Maluku Satu Rasa (M1R) bergejolak.
Mereka menggelar aksi di Mapolrestabes Surabaya, Senin (10/2/2020) siang.
• Selain Sungai Cimanuk, BPBD Juga Akan Tanam Rumput Vetiver di Seluruh Aliran Sungai di Indramayu
Terbaru, ratusan massa merusak diskotik Penyagon di Jalan Tegalsari No 29-31, Tegalsari, Surabaya Selasa (11/2/2020) pukul 14.30 WIB.
Berikut fakta-kata selengkapnya:
• 7 Oknum Polisi Terciduk di Tempat Hiburan Medan Baru Bersama Teman Wanitanya, Ditemukan Juga Ekstasi
1. 4 Orang Dikeroyok, 1 Koma

Empat pemuda maluku, di antaranya Glenn Puttiray, Billy Puttiray dan Henrico Pututuhu dikeroyok di depan diskotek Pentagon, Tegalsari, Surabaya, Kamis (6/2/2020).
Saat itu kondisi Glenn Puttiray sudah kritis atau koma karena terluka parah di bagian kepala.
Dia dirawat di RSI Jemursari.
Selain terluka hingga koma (kritis) di rumah sakit, barang-barang berharga milik korban juga dirampas pengeroyok.
• ZODIAK CINTA BESOK Kamis 13 Februari 2020: Virgo Lupakan Pengkhianatan, Cancer Buktikan Keseriusan
Hal ini diungkapkan Marsekan Ibrahim Lating, Wakil Ketua Maluku Satu Rasa.
Lating menyebut para korban tak hanya mengalami luka pada tubuhnya usai dikeroyok beberapa orang.
Menurut keterangan Lating yang didapat dari korban menyebut jika, barang berharga mereka juga dirampas.
"Ada handpone, dompet, kalung emas juga ditarik. Semuanya hilang," kata Lating, Kamis (6/2/2020).
2. Massa Maluku Beraksi