Virus Corona
Cara Ketat Pemakaman Korban Virus Corona di China, Tak Ada Upacara, Keluarga Tak Boleh Lihat Korban
Cara sekitar 1000 korban virus Corona dimakamkan di China melewati Prosedur Operasi Standar (SOP) yang sangat ketat.
Hal ini karena sudah ada kematian pasien Corona diluar China di Filipina pada 2 Februari 2020 lalu.
Sampai saat ini 11 juta penduduk kota Wuhan sedang dikarantina.
Awal mula para peneliti China mengatakan jika pasar daging di kota itulah penyebab Corona virus.
Ada pula dugaan kuat mengenai sup kelelawar yang jadi penyebab utama lahirnya virus Corona.
• ISTRI Syok Saat Mengetahui Suaminya Selingkuh dengan Pembantu, Terbongkar Karena Kicauan Burung Beo
Dua kemungkinan itu memang paling rasional namun para peneliti China juga mempunyai dugaan mengerikan lain mengenai awal mula virus ini.
Jurnal ilmu kedokteran The Lancet baru-baru ini menerbitkan update mengenai laporan klinis pertama virus Corona.
Yang membuat mereka tercengang ialah 13 dari 41 kasus pertama orang yang tertular virus Corona tidak memiliki hubungan atau tidak pernah bersinggungan dengan pasar daging Wuhan maupun makan sup kelelawar.

Temuan ini memperkuat dugaan jika Corona muncul sendiri didalam tubuh manusia atau dalam istilah medis orang yang pertama terkena virus Corona dilabeli Patient Zero.
Daniel Lucey, seorang spesialis penyakit menular di Universitas Georgetown mengatakan: "Diperkirakan penyebaran cepat virus pertama kalinya dari pasar daging Huanan pada bulan Desember, namun nyatanya itu tak benar."
"Alih-alih virus sudah menyebar secara diam-diam di Wuhan, patient zero ini 'bersembunyi' di antara banyak pasien Corona lainnya saat ini."
"Jadi dapat disimpulkan pasar daging Wuhan bukan asal mula lahirnya Corona," ujar Daniel.
Seperti disebutkan diatas, dokter Lei Weinlang yang membuat peringatan pertama kali akan adanya Corona mungkin saja mengetahui virus ini berawal dari seseorang yang sudah terjangkit Corona untuk pertama kalinya atau itu dia Patient Zero Corona.
Sialnya Lei sudah keburu mati dan tidak bisa menunjukkan siapa Patient Zero Corona.
Padahal jika saja tahu, peneliti China bisa mengukur perilaku, karakteristik, dan mutasi virus sehingga bisa membuat vaksin demi menyembuhkan pasien secepat mungkin.
Menteri Kesehatan China Ma Xiaowei telah memperingatkan bahwa coronavirus tampaknya sudah bermutasi dan melompat dari manusia ke manusia lebih cepat daripada ketika wabah pertama kali dimulai.
Hingga saat ini mengutip dari worldometers.com, di China sendiri sudah 1.018 orang meninggal dan 4.043 lainnya sembuh akibat virus corona.
Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Cara Ketat Pemakaman Korban Virus Corona di China, Tak ada Upacara, Keluarga Tak Boleh Lihat Korban