Suspect Corona di Cirebon

VIDEO - WNA Asal Cina Jadi Suspect Corona, Dirawat di Ruang Isolasi RSD Gunung Jati Kota Cirebon

Menurur Direktur Utama RSD Gunung Jati, dr Ismail Jamaludin, kedatangan XC ke Kota Udang ialah ingin belajar tari topeng Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok

"Pasien belum dinyatakan terjangkit Corona, karena belum ditemukan tanda-tanda klinisnya," kata Ismail Jamaludin.

 ZODIAK CINTA Kamis 6 Februari 2020: Cancer Ingin Mulai Hubungan, Capricorn Tunjukkan Perasaanmu

Datang Ke Indonesia awal Februari

 WNA asal Hubei, China, berinisial XC (25) dirawat di Ruang Isolasi RSD Gunung Jati, Kota Cirebon.

Direktur RSD Gunung Jati, dr Ismail Jamaludin, mengatakan, pasien datang ke Indonesia pada 1 Februari 2020.

Menurut dia, pesawat yang ditumpanginya mendarat di Bandara Soekarno - Hatta pada Sabtu (1/2/2020) malam.

 KKP Kelas II Bandung Pastikan Tak Ada Penumpang di BIJB yang Terjangkit Virus Corona

"Selanjutnya menempuh perjalanan menggunakan kereta api ke Cirebon dari Stasiun Gambir," kata Ismail Jamaludin dalam konferensi pers di Ruang Komite Medik RSD Gunung Jati, Jl Sudharsono, Kota Cirebon, Rabu (5/2/2020).

Ia mengatakan, perjalanan ke Cirebon itu ditempuh XC pada Minggu (2/2/2020) siang.

Selanjutnya pasien dijemput rekanannya dan sempat diajak mencicipi kuliner khas Cirebon.

Dokter yang menangani XC, Syifa Imelda (ketiga kiri), saat menyampaikan kondisi terkini pasien dalam konferensi pers di Ruang Komite Medik RSD Gunung Jati, Jl Sudharsono, Kota Cirebon, Rabu (5/2/2020).
Dokter yang menangani XC, Syifa Imelda (ketiga kiri), saat menyampaikan kondisi terkini pasien dalam konferensi pers di Ruang Komite Medik RSD Gunung Jati, Jl Sudharsono, Kota Cirebon, Rabu (5/2/2020). (Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

 Taryadi Janjikan 3 Hal Ini Jika Menang di Pilkada Indramayu 2020

Pasien pun dibawa ke Desa Barisan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, dan menginap di daerah tersebut.

Namun, pada Selasa (4/2/2020) siang pasien dilarikan ke RSD Gunung Jati karena mengalami gejala demam tinggi dan sesak nafas.

"Pasien langsung kami tempatkan di ruang isolasi sebagai bentuk antisipasi," ujar Ismail Jamaludin.

Ia menegaskan, hingga kini pasien masih berstatus dalam pengawasan dan belum dinyatakan terjangkit Corona.

Sebab, pasien berasal dari Hubei, provinsi yang di dalamya terdapat Kota Wuhan.

"Pasien dalam pengawasan karena asalnya dari wilayah Hubei, tapi belum ditemukan tanda-tanda klinisnya," kata Ismail Jamaludin.

 PLTU Cirebon Unit 2 Ditargetkan Beroperasi pada Februari 2022

Kondisi membaik namun tetap dirawat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved