Polisi Cianjur Periksa Direktur PT Karya Utama Terkait Ambruknya Jembatan Cibalagung
Satreskrim juga melakukan pemeriksaan bagian perencanaan konsultan perencana kegiatan pembangunan Jembatan Cibalagung
"Kami bersyukur selamat, kejadiannya hanya beberapa detik," katanya.
Setelah Satreskrim membentangkan garis polisi, beberapa petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur turun ke lokasi ambruknya jembatan.
BPBD mendata beberapa keterangan di lokasi kejadian dari beberapa pekerja pembangunan jembatan yang ambruk.
• Setelah Perhiasan Lina Senilai Rp2 Miliar Raib, Kini Uang Titipan Rizky Febian Rp4 M Dipertanyakan
• Pria Enam Anak Ini Berduka Berat, Tiga Anaknya Tewas Ditabrak Mobil Saat Beli Es Krim
• 16 Anggota Polda Jabar Diberhentikan Secara Tidak Hormat, Ada 5 Anggota Terlibat Kasus Narkotika
Anggota Satreskrim Polres Cianjur langsung membentangkan garis polisi di lokasi jembatan runtuh.
Unit II dipimpin langsung oleh Kanit Dadang yang turun bersama beberapa anggotanya.
Selain membentangkan garis polisi, pihak kepolisian juga membawa beberapa baut dan mur ukuran besar dari lokasi kejadian.
Beberapa saat kemudian datang enam orang dua di antaranya berseragam ASN membawa beberapa buku yang tebal-tebal.
Warga yang tak jauh dari lokasi kejadian sempat mendengar dentuman cukup keras dari ambruknya jembatan.
Seperti yang didengar oleh Ino (40) yang berada di bagian utara dari jembatan.
"Cukup keras pa, saya lagi ada tak jauh dari jembatan," kata Ino.
Rencananya jembatan ini akan menjadi alternatif jalan Dr Muwardi bypass jika sedang dalam kondisi macet.
Diberitakan sebelumnya, sebuah jembatan besar yang sedang dibangun ambruk, Senin (3/2/2020) sekitar pukul 16.30 WIB. Tak ada korban dalam peristiwa ambruknya jembatan tersebut karena pekerja sudah turun dari atas jembatan.
Turunnya para pekerja karena bergesernya jembatan sudah diketahui sejak awal. Lalu para pekerja menghubungi pimpinan proyek dan pekerjaan dihentikan.
"Kami semua turun dari jembatan, lalu berpindah ke tempat yang aman untuk berdiskusi karena jembatan ini bergeser," ujar seoranf pekerja ditemui di lokasi kejadian, Selasa (4/2/2020).
Saat berdiskusi tersebut tiba-tiba jembatan ambruk dan menimbulkan suara yang keras menghantam sungai di bawahnya.
Pembangunan jembatan Cibalagung Pasirgede Raya Tangkil tahap II Dinas PUPR, dilaksanakan oleh CV Karya Utama sejak bulan Agustus 2019.
Pembangunan jembatan ini menelan anggaran sekitar Rp 5,5 miliar.
Di lokasi kejadian saat ini sudah tiba sebuah crane alat untuk mengangkat bagian-bagian jembatan yang ambruk.
Beberapa baut dan mur berukuran besar masih terlihat berserakan di bawah jembatan. (*)