Breaking News:

VIDEO - Dinkes Majalengka Kirim 39 ODGJ ke Rumah Sakit Jiwa Bogor, Kerja Sama dengan BPJS dan Dinsos

kegiatan ini merupakan salah satu efek positif program Dinas Kesehatan yang beberapa waktu lalu diluncurkan Bupati Majalengka

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka melaksanan program Evakuasi Massal Perawatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Berat di Puskesmas Cigasong, Selasa (17/12/2019).

Program tersebut sesuai dengan amanat Undang-undang No 23 Tahun 2014. Karena UU itulah Pemerintah Kabupaten Majalengka wajib melaksanakan keputusan dasar, antara lain standar pelayanan minimal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Alimudin mengatakan undang-undang tersebut ditindaklanjuti oleh Permenkes 43 tahun 2015 tentang standar pelayanan minimal bidang kesehatan.

Salah satunya adalah Pemkab Majalengka menangani pengidap ODGJ dalam kategori berat.

"Untuk itu, program inilah kita gulirkan dalam rangka evakuasi penanganan ODGJ di Kabupaten Majalengka melalui kerjasama dengan Rumah Sakit Jiwa Bogor yaitu Rekam Medis RSJ Dr. H. Marzoeki Mahdi," ujar Ali kepada Tribuncirebon.com, Selasa (17/12/2019).

TONTON VIDEO DI SINI:

Lanjut Ali, program tersebut merupakan program tahap pertama yang dilakukan untuk mengirimkan para pengidap ODGJ untuk dilakukan perawatan.

Dalam tahap pertama itu, pihaknya yang bekerjasama dengan BPJS dan Dinas Sosial itu akan melakukan pengiriman pengidap ODGJ sebanyak 39 orang.

"Rencana kita akan mencanangkan Kabupaten Majalengka bebas pasung dan menekan serta menghilangkan kasus ODGJ berat," ucapnya.

Melihat semua pasien pengidap ODGJ tersebut, Ali menambahkan, bahwa mereka ini perlu ditangani lebih lanjut.

Jadi, jelas dia, kegiatan ini merupakan salah satu efek positif program Dinas Kesehatan yang beberapa waktu lalu diluncurkan Bupati Majalengka, yaitu program Puskesmas Anjang Ka Imah.

"Dimana kita Dinas Kesehatan perlu pro aktif datang ke setiap rumah untuk bidang pelayanan kesehatan dan akhirnya menemukan banyak kasus-kasus yang seperti ini (pengidap ODGJ)," kata Ali.

Lebih jauh Ali menyebut, bahwa Pemkab Majalengka dalam hal ini serius untuk menangani para pengidap ODGJ berat di Kabupaten Majalengka. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved