Masih Ingat Bos Miras Oplosan Maut Cicalengka yang Tewaskan 45 Orang? Semua Harta Kekayaannya Disita

Rumahnya di Cicalengka yang selama ini ditempati dan memproduksi miras oplosan, sudah disita. Pun demikian dengan tanah lainnya di wilayah Nagreg.

Masih Ingat Bos Miras Oplosan Maut Cicalengka yang Tewaskan 45 Orang? Semua Harta Kekayaannya Disita
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Bos miras oplosan Cicalengka Sansudin menjalani sidang kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Rabu (28/8/2019). 

Kuasa hukum terdakwa, Andri Marpaung, mengungkapkan, dalam TPPU itu, Jaksa harus melihat tenggang waktu perbuatan tindak pidana (Tempus delicti)  tindak pidana awal (Predicate Crime).

"Tempus Dilicti sangat menentukan aset/harta yang diduga hasil tindak pidana pencucian uang," ujar Andri, setelah sidang di Pengadilan Negeri Bale Bandung, Bale Endah, Kabupaten Bandung, Rabu (4/12/2019).

"Bahwa berbicara mengenai Tempus delicti suatu tindak pidana hasil kekayaan yang patut diduga hasil dari tindak pidana pencucian uang."

Menurut Andri, kalau aset disita sebelum tindak pidana itu dilakukan, maka penyitaan tersebut bertentangan dengan hukum yang berlaku.

"Kalau hal itu tetap dipaksakan maka itu adalah perbuatan kesewenangan-wenangan yang melanggar hak asasi manusia dan hukum yang berlaku," ujar Andri.

Kaitannya dengan perkara TPPU Sansudin Sdan Hamciah, kata Andri, Jaksa Penuntut Menyita semua harta benda milik terdakwa.

"Harta tersebut diperoleh jauh sebelum tindak pidana awal (Predicate Crime)," kata dia.

Kuasa hukum terdakwa lainnya, Riswandy Sianipar, sebenarnya terdakwa Sansudin dan Hamciah, adalah seorang pekerja keras.

"Dulunya dia merantau dengan membawa hasil penjualan rumah di kampungnya, untuk dagang glosir, dan banyak usaha yang dijalankannya," ujar Riswandy.

Riswandy berharap, hakim yang memeriksa perkara ini dianugrahi kecermatan dan keprofesionalannya untuk mengadili terdakwa ini.

Aset yang disita

Halaman
1234
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved